BANJARMASIN — Jalan yang menjadi urat nadi penghubung kawasan Sungai Lulut dengan wilayah sekitarnya itu retak dan amblas sejak pukul 03.00 Wita. Badan jalan terbelah dengan penurunan permukaan antara 80 hingga 150 sentimeter, membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas sama sekali.
Warga setempat, M. Ilham, mengatakan kerusakan parah ini sudah diprediksi. "Jalan ini dulu juga pernah retak, tetapi tidak separah sekarang. Pinggir jalan belum ada siring sehingga terus dihantam air sungai," ujarnya.
Ilham menambahkan, ruas Jalan Veteran kerap dilintasi kendaraan bertonase besar seperti truk pada jam-jam tertentu. Beban lalu lintas itu diduga turut mempercepat kerusakan struktur tanah di bawah badan jalan yang sudah berongga dan tidak padat.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin Iptu Laksmi mengatakan pihaknya menerapkan sistem buka tutup untuk kendaraan roda dua. "Roda dua kami terapkan sistem buka tutup karena mengingat jalan amblas sampai ke tengah. Kalau semakin parah, kami akan rekayasa jalur atau pengalihan," jelasnya.
Petugas dari Satlantas Polresta Banjarmasin dan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kendaraan besar untuk sementara dialihkan ke jalur alternatif guna menghindari risiko kerusakan lebih parah maupun potensi kecelakaan.
Nurdiansyah, pemilik warung di sekitar lokasi, mengatakan kejadian berlangsung saat jalan masih sepi. "Syukurnya tidak ada korban jiwa karena saat kejadian jalan masih sepi," katanya.
Meski demikian, warga khawatir retakan akan terus meluas jika tidak segera ditangani. Panjang amblas diperkirakan melebihi 50 meter dan struktur tanah di tepian Sungai Martapura terus menerima hantaman gelombang tanpa adanya siring atau dinding penahan.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banjarmasin Akhdiat Yosida mengatakan petugas telah mengosongkan aktivitas di area amblas. "Panjang retakan sekitar 50 meter, kedalaman satu hingga 1,5 meter. Untuk sementara ini petugas mengosongkan aktivitas di area amblas," ujarnya.
Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin bersama BPBD kini meninjau lokasi untuk mengidentifikasi penyebab, mengamankan jalan, menilai tingkat kerusakan konstruksi, serta menentukan langkah penanganan lanjutan. Warga berharap perbaikan segera dilakukan mengingat Jalan Veteran merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan kawasan Sungai Lulut dengan wilayah sekitarnya.