BPBD Kalsel Aktifkan 7 Posko Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tiga Zona Prioritas Disiagakan

Penulis: Deni Kurniawan  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 20:08:31 WIB
BPBD Kalsel mengaktifkan tujuh posko karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor sebagai langkah siaga penuh.

BANJARBARU — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan memasuki fase siaga penuh. BPBD Provinsi Kalsel resmi mengaktifkan posko penanggulangan kedaruratan setelah menggelar rapat koordinasi pada Selasa (14/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, menegaskan bahwa aktivasi posko ini mengikat seluruh anggota satuan tugas (satgas) untuk menjalankan fungsinya sesuai surat keputusan gubernur.

“Apabila posko sudah diaktivasi, seluruh anggota satuan tugas akan menjalankan fungsinya masing-masing sesuai dengan SK Gubernur Kalsel,” ujarnya di ruang kerja, Selasa.

Tiga Zona Prioritas: Ring 1 Jadi Andalan

Ronny menjelaskan, pemerintah provinsi telah menetapkan tiga area prioritas penanganan karhutla. Prioritas pertama adalah kawasan ring 1 yang melingkupi Bandara Internasional Syamsudin Noor.

“Sementara memang untuk Kalsel, ditetapkan tiga area prioritas. Prioritas pertama itu adalah di sekitar bandara,” kata Ronny.

Kawasan ring 1 ini mencakup Kota Banjarbaru, sebagian Kabupaten Banjar, sebagian Barito Kuala, dan sebagian Tanah Laut. Tepat di area ini, terdapat objek vital yang harus diamankan: bandara.

Mengapa Bandara Jadi Prioritas Utama?

Ronny menekankan bahwa prioritas penanganan di ring 1 bukan tanpa alasan. Kabut asap dari karhutla bisa mengganggu jarak pandang pilot dan mengancam keselamatan penerbangan.

“Prioritas tetap ring 1, karena memang ada objek vital di situ yaitu bandara. Kalaupun karhutla terjadi di sekitar bandara dapat teratasi dengan cepat, sehingga tidak mengganggu penerbangan di Bandara Syamsudin Noor,” jelasnya.

Untuk memastikan respons cepat, BPBD sudah menyiapkan tujuh posko khusus di sekitar bandara. Mulai Rabu (15/7/2026), seluruh sumber daya dan personel akan disiagakan di titik-titik tersebut.

“Di ring 1 itu ada 7 posko, yang artinya otomatis per hari ini mulai aktif. Sehingga segala sumber daya, peralatan, personil, kita siagakan dimulai besok di posko-posko tersebut,” lugas Ronny.

Ring 2 dan Ring 3: Wilayah Mana Saja yang Masuk?

Selain ring 1, BPBD juga memetakan dua zona prioritas lainnya. Ring 2 meliputi daerah utara seperti sebagian Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), hingga Tabalong.

Sementara ring 3 mencakup Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Meski tidak seprioritas ring 1, ketiga zona tetap dalam pengawasan ketat satgas.

Dengan aktivasi posko hari ini, BPBD memastikan seluruh 13 kabupaten dan kota di Kalsel telah memiliki posko siaga karhutla. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko kebakaran yang kerap meluas saat musim kemarau.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: pojokbanua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top