BANJARBARU — Operasional rumah sakit anyar ini disebut tidak akan mengganggu layanan RS Bhayangkara yang sudah berjalan di Banjarmasin. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mengajukan pembentukan satuan kerja (satker) mandiri untuk RS Bhayangkara Banjarbaru ke Mabes Polri.
Kapusdokkes Polri Irjen Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana menegaskan, rumah sakit ini dirancang dengan fasilitas modern untuk memberikan layanan optimal. Mulai dari pelayanan preventif, promotif, hingga kuratif, semua disiapkan.
Selain melayani masyarakat umum, RS Bhayangkara Banjarbaru juga memiliki layanan spesialis. Rumah sakit ini akan mendukung operasional kepolisian, termasuk pelayanan visum dan investigasi medis yang dipimpin Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko.
Dalam peresmian tersebut, Kapolda Kalsel juga menyoroti keberadaan bangunan cagar budaya di depan area rumah sakit. Pihaknya berkomitmen untuk melestarikan bangunan bersejarah yang disebut sebagai peninggalan satu-satunya di Kalimantan Selatan itu.
“Bangunan di depan itu cagar budaya, kita pertahankan. Itu peninggalan satu-satunya di Kalimantan Selatan,” ujar Kapolda.
Ke depan, bangunan tersebut direncanakan akan dikelola sebagai area komersial. Hasil pengelolaannya diharapkan bisa mendukung operasional rumah sakit.
Pembangunan RS Bhayangkara Banjarbaru dilakukan secara bertahap. Saat ini, rumah sakit beroperasi dengan kapasitas awal yang akan terus ditingkatkan seiring pemenuhan tenaga medis dan sarana prasarana.
Kapolda Kalsel berharap, keberadaan rumah sakit ini bisa menjadi aset berharga bagi masyarakat. “Harapannya, dengan keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara ini, khususnya di tengah Kota Banjarbaru, bisa membantu masyarakat untuk lebih cepat mengakses layanan-layanan kesehatan,” kata Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan.
Kapusdokkes Polri menambahkan, langkah ini merupakan komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Rumah sakit ini juga diharapkan mampu mendukung ekosistem kesehatan dan pendidikan tinggi di wilayah Kalimantan Selatan.