BANJARBARU — Proses konsolidasi struktural Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kalimantan Selatan memasuki babak baru setelah Ketua Umum Kaesang Pangarep secara langsung mengukuhkan kepengurusan DPW periode 2025–2030. Acara berlangsung di Ballroom Grand Maya Hotel Banjarbaru, Selasa (7/7/2026) sore, bertepatan dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Kalsel.
Dalam sambutannya, Kaesang memberikan apresiasi atas kerja keras kader di lapangan. Namun, ia mengingatkan bahwa pembentukan struktur organisasi tidak boleh berhenti di tingkat provinsi.
"Jangan cepat puas. Segera lanjutkan konsolidasi hingga ke tingkat terbawah," ujar Kaesang di hadapan para pengurus.
Ketua DPW PSI Kalsel Mustohir Arifin memaparkan progres pembentukan struktur partai di wilayahnya. Saat ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah terbentuk di seluruh 13 kabupaten/kota. Sementara itu, dari total 156 kecamatan, kepengurusan tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sudah rampung di 139 kecamatan.
"Insya Allah, dalam satu bulan ke depan, sisa target pembentukan DPC akan rampung seratus persen demi memperkuat fondasi organisasi di Kalimantan Selatan menghadapi Pemilu 2029," ungkap Mustohir.
Target berikutnya, kata dia, adalah pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di tingkat kelurahan dan desa, bahkan hingga koordinator tingkat RT — sesuai instruksi langsung Kaesang.
Selain urusan struktur, Mustohir menyebutkan bahwa partai telah menjalankan program pelayanan publik. Salah satunya adalah layanan ambulans gratis untuk masyarakat Kalsel. Program ini menjadi salah satu bukti bahwa PSI ingin hadir langsung di tengah warga, bukan sekadar menjelang pemilu.
Usai Rakorwil, Kaesang meresmikan kantor DPW PSI Kalsel yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Km 33, Banjarbaru. Dalam kesempatan itu, ia kembali menegaskan bahwa kekuatan struktur organisasi adalah kunci utama kemenangan partai. Ia meminta seluruh kader, pengurus, dan simpatisan untuk terus turun ke tengah-tengah masyarakat.
"Struktur yang kokoh akan menjadi fondasi kita bekerja dan memenangkan hati rakyat," kata Kaesang.