BANJARBARU — Via Sitorus mengaku keputusannya merapat ke partai berlambang gajah putih itu murni berasal dari hati nurani, tanpa ada tekanan dari pihak mana pun. Ia ingin berkontribusi langsung kepada masyarakat di Kalimantan Selatan melalui jalur politik.
“Memang murni dari hati, tidak ada paksaan dari siapa pun,” ujarnya saat ditemui usai pelantikan.
Meski telah menduduki jabatan strategis di struktur kepengurusan daerah, Via mengaku belum memiliki rencana untuk maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2029. Ia memilih untuk lebih dulu mendekatkan diri dan mendengar aspirasi warga.
“Harapannya saya bisa memberikan kontribusi yang besar buat PSI untuk DPW Kalsel. Kalau untuk rencana ikut bertarung belum ada, tapi lebih ke masyarakat dulu yang lebih utama,” tegasnya.
Via juga menyampaikan optimisme terhadap arah partai ke depan di bawah komando Ketua DPW PSI Kalsel, Mustohir Arifin atau Haji Imus. Ia yakin partainya akan semakin melekat di tengah masyarakat.
“Karena di bawah kepemimpinan Haji Imus dan saya yakin di bawah kepemimpinan beliau PSI bisa lebih maju, lebih jaya, dan bisa lebih melekat ke masyarakat,” tutupnya.
Bergabungnya figur publik seperti Via Sitorus menjadi strategi PSI untuk memperkuat basis massa di Kalimantan Selatan, khususnya di kalangan anak muda yang selama ini menjadi basis pengikut sang selebgram. Sejauh ini, PSI Kalsel terus melakukan konsolidasi internal pasca pelantikan pengurus baru.