JAKARTA — IHSG berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa, dengan indeks sektor properti menjadi pendorong utama. IDXProperty tercatat menguat 3,03 persen, menopang penguatan indeks bersama dua saham baru yang mencatatkan auto reject atas (ARA).
Dari dalam negeri, sentimen positif turut berasal dari data cadangan devisa (cadev) Juni 2026 yang naik menjadi 145,6 miliar dolar AS. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar 144,9 miliar dolar AS.
Usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengurangi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2027 juga disebut sebagai faktor pendorong lain. Pasar merespons positif langkah tersebut.
Dari mancanegara, pelaku pasar tengah menantikan risalah rapat The Fed atau Minutes of Meeting FOMC. Dokumen tersebut dijadwalkan akan dirilis pada Rabu (08/07) waktu AS dan berisi rincian diskusi serta proyeksi ekonomi yang mendasari keputusan kebijakan moneter.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG betah di teritori positif. Indeks dibuka menguat dan bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi pertama maupun kedua.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat. Sektor properti memimpin dengan kenaikan 3,03 persen, disusul sektor barang konsumen non primer dan keuangan yang masing-masing naik 1,59 persen dan 1,42 persen. Satu-satunya sektor yang melemah adalah teknologi, yang turun 0,54 persen.
Saham-saham dengan penguatan harga terbesar antara lain APLN, LAND, NTBK, BIPP, dan RODA. Sementara itu, saham yang mengalami pelemahan harga terbesar adalah COCO, TRUS, MMIX, LAPD, dan LUCY.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.658.000 kali transaksi, dengan total saham yang diperdagangkan mencapai 21,22 miliar lembar senilai Rp10,13 triliun. Sebanyak 450 saham naik, 222 saham menurun, dan 289 saham tidak bergerak nilainya.
Ratna Lim memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan rally dan menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan besok. Namun, ia mengingatkan adanya potensi pullback jangka pendek akibat aksi ambil untung atau profit taking.
Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini bergerak mixed. Indeks Nikkei melemah 2,04 persen, Shanghai turun 1,26 persen, Hang Seng melemah 0,51 persen, dan Strait Times menguat 1,43 persen.