KALIMANTAN SELATAN — Bentrokan Meksiko melawan Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2026 terancam terganggu cuaca ekstrem. Stadion Azteca yang megah di Kota Meksiko diguyur hujan deras disertai sambaran petir sejak pukul 14.40 waktu setempat — lebih dari tiga jam sebelum jadwal kick-off pukul 18.00. Para jurnalis dan fotografer diinstruksikan untuk tetap berada di dalam pusat media stadion demi keselamatan.
Berdasarkan regulasi FIFA, pertandingan tidak boleh dimulai sebelum 30 menit berlalu sejak petir terakhir terdeteksi dalam radius delapan mil. Hingga pukul 15.38 waktu setempat, hujan mulai mereda namun suara guntur masih terdengar. Belum ada indikasi resmi bahwa kick-off akan ditunda, tapi situasi masih dinamis.
Cuaca buruk ini sebenarnya sudah diprediksi sejak Jumat pekan lalu. Sempat ada wacana memajukan jadwal kick-off enam jam lebih awal, namun tidak terealisasi karena berbagai kendala operasional.
Di sisi skuad, Thomas Tuchel dipastikan akan menurunkan Jarell Quansah sebagai bek kanan starter. Pemain Liverpool itu sudah pulih dari cedera pergelangan kaki. Sementara Djed Spence masih mengalami masalah betis dan belum siap starter, meski masuk dalam skuad. Reece James absen dalam dua laga terakhir karena masalah hamstring.
Posisi bek kanan memang menjadi masalah terbesar Tuchel. Selain itu, ia juga masih gamang menentukan pemain sayap. Bukayo Saka dan Anthony Gordon diprediksi menjadi starter di lini depan.
Di tengah hiruk-pikuk cuaca, kabar lain datang dari kubu Ghana. Carlos Queiroz resmi mengumumkan mundur sebagai pelatih kepala Black Stars setelah tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pelatih asal Portugal yang pernah menangani Iran di Piala Dunia Qatar itu hanya bertahan sejak April lalu, menggantikan Otto Addo.
"Saya meninggalkan perjalanan ini dengan bangga atas apa yang kami capai, tetapi juga dengan ketidakpuasan yang sehat dari mereka yang selalu menginginkan lebih," ujar Queiroz dalam pernyataan resminya, Minggu (15/6). Ia menekankan bahwa masa depan Ghana tidak hanya dibangun di atas lapangan, melainkan juga dari lingkungan yang mendukung pengembangan bakat.
Jika kick-off tertunda, dampaknya tidak hanya di stadion. Di Inggris, pub hanya boleh beroperasi hingga pukul 05.00 BST. Jika pertandingan molor, penonton yang sudah melumuri tenggorokan bisa saja diusir tepat saat babak perpanjangan waktu baru dimulai. Situasi ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi suporter yang rela begadang.
Sementara itu, laga Brasil vs Norwegia yang berlangsung di venue lain juga belum mencetak gol — termasuk peluang penalti yang gagal dimaksimalkan. Tom Lutz melaporkan langsung dari stadion tersebut.