Harga Emas Antam di Kalimantan Selatan Stabil Rp2.651.000 Per Gram, Buyback Naik Jadi Rp2.429.000

Penulis: Andi Pratama  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:18:31 WIB
Harga emas Antam di Kalimantan Selatan stabil di Rp2.651.000 per gram.

BANJARMASIN — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) yang jadi acuan di Kalimantan Selatan tercatat tak bergerak dari posisi Rp2.651.000 per gram. Laman Logam Mulia Antam menayangkan harga tersebut masih sama dengan hari sebelumnya, Sabtu.

Kendati harga jual tak berubah, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam justru naik menjadi Rp2.429.000 per gram. Artinya, jika warga Banjarmasin atau daerah lain di Kalsel menjual emas batangan Antam ke gerai resmi, mereka akan mendapat harga lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.

Berapa Pajak yang Dipotong Saat Jual Emas?

Transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Aturan ini merujuk pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Besaran potongannya 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP. PPh 22 ini langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima nasabah.

Sebaliknya, saat membeli emas batangan Antam, pembeli juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk yang memiliki NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Potongan ini disertai bukti potong PPh 22.

Daftar Harga Emas Antam Sabtu Ini

Berikut harga pecahan emas batangan Antam yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.375.500
  • Emas 1 gram: Rp2.651.000
  • Emas 2 gram: Rp5.242.000
  • Emas 3 gram: Rp7.838.000
  • Emas 5 gram: Rp13.030.000
  • Emas 10 gram: Rp26.005.000
  • Emas 25 gram: Rp64.887.000
  • Emas 50 gram: Rp129.695.000
  • Emas 100 gram: Rp259.312.000
  • Emas 250 gram: Rp648.015.000
  • Emas 500 gram: Rp1.295.820.000
  • Emas 1.000 gram: Rp2.591.600.000

Perlu dicatat, harga emas batangan Antam sewaktu-waktu bisa berubah mengikuti pergerakan pasar. Harga tersebut adalah harga yang berlaku di gerai Logam Mulia dan mitra resmi Antam di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top