KALIMANTAN SELATAN — Laga yang mempertemukan raksasa Amerika Selatan melawan debutan dari Afrika ini akan menjadi salah satu partai paling menarik di babak awal. Meski di atas kertas Argentina unggul di seluruh lini, Bubista menolak mengakui inferioritas timnya.
"Tentu saja, kami sudah memiliki strategi untuk pertandingan ini. Kami yakin bisa bermain dengan baik dan mengincar kemenangan," ujar pelatih bernama asli Pedro Leitao Brito itu dalam pernyataan resmi yang dikutip FIFA, Jumat (3/7).
Bubista menegaskan timnya lebih fokus pada kekuatan sendiri ketimbang terpaku pada status juara bertahan yang disandang Argentina. "Kami juga ingin menyulitkan mereka," tegasnya.
Pernyataan penuh percaya diri ini bukan tanpa dasar. Sejarah Piala Dunia mencatat banyak negara kecil mampu menjegal tim besar. Faktor kejutan selalu menjadi elemen yang membuat turnamen ini menarik.
"Kami akan berusaha beradaptasi sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik," tambah Bubista, menekankan kesiapan timnya menghadapi tekanan dari pemain-pemain bintang Argentina.
Laga panas ini akan digelar di Stadion Hard Rock, Miami, yang dipastikan akan dipenuhi suporter Argentina. Kick-off dijadwalkan pada pukul 05.00 WIB, waktu yang cukup berat bagi penonton di Tanah Air namun menjadi jam tayang utama di Amerika.
Bagi Tanjung Verde, ini adalah panggung terbesar dalam sejarah sepak bola negara kepulauan di Samudra Atlantik itu. Menghadapi Lionel Messi dan kawan-kawan di babak gugur adalah mimpi yang menjadi nyata.
Pertanyaannya sekarang, akankah kepercayaan diri Bubista berbuah hasil? Atau Argentina akan membuktikan kasta mereka sebagai juara bertahan? Jawabannya akan terjawab di lapangan hijau Miami.