Gubernur Kalsel Tetapkan Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Provinsi, Tabel Rafaksi Jadi Tameng Petani dari Tengkulak

Penulis: Andi Pratama  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 15:58:32 WIB
Lahan 10 hektare di Desa Banyu Irang resmi ditetapkan sebagai sentra produksi jagung Kalimantan Selatan.

PELAIHARI — Lahan seluas 10 hektare di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, resmi menjadi pusat produksi jagung andalan Kalimantan Selatan. Kawasan ini dinilai memiliki produktivitas tinggi, dengan kapasitas panen mencapai 8 hingga 9 ton jagung per hektare.

Apa Itu Tabel Rafaksi dan Mengapa Penting?

Tabel Rafaksi adalah kebijakan yang diinisiasi oleh Polda Kalimantan Selatan. Dokumen ini menjadi pedoman standar baku persentase potongan harga atau berat pada komoditas pertanian, terutama gabah dan jagung, yang mengalami penurunan mutu akibat kadar air atau kotoran berlebih.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, telah menandatangani dan mengesahkan dokumen tersebut sebagai acuan resmi nilai jual di tingkat petani dan peternak. “Mudah-mudahan dengan adanya Tabel Rafaksi ini, stabilitas harga jagung dapat terjaga dan tidak dipermainkan oleh para tengkulak, karena sudah ada standarisasi nilai jual yang transparan sesuai kondisi riil komoditas,” tegasnya.

Imbauan Gubernur: Laporkan Kecurangan ke Polsek

Gubernur H. Muhidin memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Kalimantan Selatan atas komitmennya mendukung Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto melalui inovasi regulasi ini. Ia juga mengimbau para petani untuk tidak khawatir lagi dalam bertani.

“Jika ditemukan adanya praktik kecurangan (harga) di lapangan, segera laporkan ke Polsek terdekat,” imbuh H. Muhidin.

Respons Bupati Tanah Laut: Kehormatan dan Tanggung Jawab Besar

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyatakan kesiapan penuh jajarannya mengemban amanah sebagai lumbung jagung daerah. Ia menyebut status sentra jagung provinsi ini sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Bumi Tuntung Pandang.

“Hadirnya Tabel Rafaksi adalah jawaban atas keluhan klasik petani kami mengenai fluktuasi harga yang tidak sehat. Dengan jaminan regulasi ini dan dukungan alsintan yang modern, kami optimistis motivasi bertani masyarakat akan meningkat pesat,” ujar H. Rahmat Trianto.

Bantuan Alsintan untuk Petani Tala

Untuk mendukung modernisasi pertanian, Pemprov Kalsel bersama unsur Forkopimda menyerahkan bantuan stimulan kepada kelompok tani di Tanah Laut. Bantuan tersebut meliputi 4 unit combine harvester, 5 unit traktor, serta paket bibit jagung unggul dan pupuk.

Pemkab Tala berjanji akan bergerak cepat memastikan keberlanjutan program melalui pengawalan intensif di lapangan dan optimalisasi penyuluhan pertanian. Gubernur H. Muhidin berharap capaian Bumi Tuntung Pandang ini dapat menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: kalimantanpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top