AMUNTAI — Wakil Bupati HSU Hero Setiawan secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Angkatan II di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Amuntai, Rabu. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pelatihan berbasis kompetensi yang menggunakan dana APBD ini mencakup lima program kejuruan strategis. Seluruh program dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri di Kalimantan Selatan.
Pemerintah daerah berharap para peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter profesional yang kuat selama mengikuti pelatihan.
Dalam sambutan tertulis Bupati HSU yang dibacakan Hero Setiawan, ia menyoroti masalah klasik di pasar tenaga kerja daerah. “Sering kali kesempatan kerja tersedia, namun tidak dapat terisi karena adanya kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha,” ujar Hero.
Pernyataan ini menegaskan urgensi program vokasi sebagai jembatan antara pencari kerja dengan lapangan pekerjaan yang ada. Hero menekankan bahwa faktor penentu masa depan peserta bukan hanya keterampilan teknis.
“Yang akan menentukan masa depan adalah kompetensi, keterampilan, karakter, dan kemauan untuk terus belajar,” kata Hero.
Pemerintah Kabupaten HSU berkomitmen memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan. Program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya unggul yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi terkini.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Kepala UPTD BLK, para instruktur pelatihan, serta seluruh peserta yang akan mengikuti program vokasi. Mereka siap menjalani pelatihan intensif untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja.