Kebakaran Melanda TPS3R Satui, Mesin Press dan Monitor Timbangan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp60 Juta

Penulis: Andi Pratama  •  Senin, 22 Juni 2026 | 17:07:01 WIB
Kebakaran melanda TPS3R Satui, menghanguskan mesin press dan monitor timbangan.

SATUI — Api melalap bangunan TPS3R di Desa Al-Kautsar, Kecamatan Satui, pada Senin lalu. Peristiwa itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan utama pengolahan sampah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp60 juta.

Awal Mula: Api Mulai Terlihat dari Mesin Press

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar pada pukul 14.00 WITA. Warga melihat kepulan asap tebal dari arah bangunan TPS3R. Petugas pemadam kebakaran dari Pos Satui tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah laporan diterima.

Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah kobaran api muncul kembali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dampak: Mesin Press dan Monitor Timbangan Hangus

Dua unit mesin utama yang menjadi tulang punggung operasional TPS3R rusak berat. Mesin press yang digunakan untuk memadatkan sampah anorganik tidak bisa difungsikan. Monitor timbangan digital yang mencatat berat sampah masuk juga ikut terbakar.

“Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp60 juta, termasuk kerusakan pada mesin press dan monitor timbangan,” ujar Kepala Desa Al-Kautsar, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Proses Pemadaman: Warga dan Damkar Bergerak Bersama

Warga sekitar turut membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas damkar tiba. Mereka membentuk rantai ember dari sumur terdekat. Langkah itu dinilai cukup efektif untuk memperlambat rambatan api ke bangunan lain.

Petugas Damkar Pos Satui mengerahkan satu unit mobil pemadam. Sumber air diambil dari sungai yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran. Proses pemadaman terkendala akses jalan yang sempit.

Apa Langkah Berikutnya?

Pemerintah desa akan mendata ulang seluruh aset yang rusak untuk pengajuan bantuan. Operator TPS3R juga akan mencari mesin pengganti sementara agar proses pengolahan sampah tidak terhenti total. Saat ini, sampah dari warga masih ditampung di lokasi lain.

Polsek Satui masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Belum ada kesimpulan apakah api berasal dari korsleting listrik atau faktor lain.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top