AIR OCK Racing Team Borong Dua Kemenangan di Motoprix Boyolali, AP10 Buktikan Daya Saing Mini Moto Sport Binaan Rachmat Alrasyid

Penulis: Eko Saputro  •  Senin, 15 Juni 2026 | 11:09:31 WIB
Samarotungga Kaligis raih dua kemenangan kelas Mini Moto Sport di Motoprix Boyolali.

KALIMANTAN SELATAN — Rachmat Alrasyid, yang akrab disapa Acid, tak hanya bicara soal pembinaan. Lewat motor balap AP10 yang dikembangkan Alrasyid Indo Racing (AIRacing), ia langsung membuktikan daya saingnya di lintasan. Hasilnya, dua gelar juara langsung diraih di ajang Kejuaraan Nasional Motoprix 2026 Jawa Tengah Putaran 2 Region B.

Samarotungga Kaligis Sapu Bersih Kemenangan di Boyolali

Pembalap muda Samarotungga Kaligis yang membela AIR OCK Racing Team menjadi eksekutor di atas sirkuit. Pada race pertama kelas Mini Moto Sport 150 cc untuk usia 9-12 tahun, ia finis terdepan dengan catatan waktu total 13 menit 49,181 detik dan best lap 58,494 detik.

Performa itu tak surut di race kedua. Samarotungga kembali menjadi yang tercepat dengan waktu total 13 menit 59,129 detik dan best lap 59,146 detik. Hasil ini memastikan AP10 meraih double winner di kelas yang diikuti.

Bukan Sekadar Trofi, Tapi Fondasi Pembinaan

Bagi Acid, kemenangan di Boyolali bukanlah tujuan akhir. "Bisa memajukan balap motor Indonesia khususnya di kelas mini sport bike atau Mini Moto Sport dari AIRacing bersama tim-tim balap di Indonesia," ujar Rachmat Alrasyid. Ia menegaskan bahwa hasil ini adalah bagian dari upaya membangun ekosistem balap yang berkelanjutan.

AP10 sendiri dikembangkan sebagai motor balap mini yang ditujukan sebagai sarana pembinaan pembalap usia 8 hingga 16 tahun. Menurut Acid, membiasakan pembalap muda menguasai karakter motor sport sejak dini adalah fondasi penting sebelum mereka naik ke kelas yang lebih tinggi.

Kolaborasi Dua Mantan Pembalap Nasional

Komitmen Acid dalam pembinaan ini diperkuat dengan menggandeng mantan pembalap nasional Rapid Poppy. Keduanya membentuk AIR OCK Racing Team, wadah kompetisi yang sekaligus menjadi mesin pencetak talenta baru. Selain aktif mengembangkan motor, Acid juga menjabat sebagai Ketua Exrider, organisasi yang mewadahi para mantan pembalap.

Melalui AIRacing yang berdiri sejak 2021, Acid berupaya mengisi celah dalam sistem pembinaan balap motor nasional. "Kami sangat senang, mendukung penuh tentunya dan bangga, semoga bisa membantu bibit-bibit pembalap muda Indonesia bersaing di kancah balap motor internasional," pungkasnya.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: otorider.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top