Luna Ultra bukan sekadar kamera gimbal biasa. Insta360 menggandeng Leica untuk urusan optik, menghadirkan lensa Summicron yang dipasangkan dengan sensor 1 inci berkemampuan 8K. Hasilnya, perangkat ini bisa merekam video Dolby Vision hingga resolusi 8K pada 30fps.
Untuk fotografi, kameranya mampu membidik gambar 37 megapiksel dan foto panorama 200 megapiksel. "Luna Ultra menandai kedatangan Insta360 di ruang kamera gimbal dengan dukungan penuh keahlian pencitraan kami," ujar Max Richter, VP Marketing sekaligus salah satu pendiri Insta360, dalam pernyataan resmi.
Satu hal yang membedakan Luna Ultra dari kompetitor adalah kehadiran sistem lensa telefoto sekunder. Sensor 1/1,3 inci dengan bukaan F2 memungkinkan kamera menghasilkan efek bokeh dan zoom optik hingga 12 kali lipat. Fitur ini jarang ditemukan di kamera gimbal sekelasnya, yang biasanya hanya mengandalkan satu lensa utama.
Dengan konfigurasi ganda ini, pengguna bisa beralih dari angle lebar ke close-up tanpa kehilangan kualitas gambar secara drastis. Insta360 tampaknya ingin menjawab kebutuhan vlogger yang kerap merekam objek dari jarak jauh.
Layar sentuh OLED 2 inci pada Luna Ultra bisa dilepas. Begitu terpisah dari bodi kamera, layar itu berfungsi sebagai remote control nirkabel yang bekerja hingga jarak 66 kaki atau sekitar 20 meter. Sistem ini memungkinkan pengguna memantau dan mengatur komposisi bidikan tanpa harus menyentuh kameranya langsung.
Pelacakan subjek berbasis AI juga disematkan untuk menjaga objek tetap di tengah bingkai. Sistem stabilisasi bawaan membantu menghasilkan rekaman yang mulus meskipun subjek bergerak aktif.
Baterai 1.550mAh diklaim mampu bertahan hingga empat jam dalam sekali pengisian penuh. Untuk penyimpanan, Luna Ultra sudah dibekali memori internal 47GB. Jika dirasa kurang, pengguna bisa menambahkan kartu microSD hingga kapasitas 1TB.
Kamera ini juga dilengkapi pelindung angin bawaan untuk meredam noise di luar ruangan. Namun, jika ingin kualitas audio yang lebih profesional, mikrofon eksternal harus dibeli terpisah.
Luna Ultra mulai dijual hari ini, 10 Juni, melalui situs Insta360, Amazon, Best Buy, dan sejumlah retailer lain. Tersedia dalam dua pilihan warna: Cosmic Black dan Stellar White.
Dengan banderol 770 dolar AS, Luna Ultra lebih mahal beberapa ratus dolar dari DJI Osmo Pocket 4 edisi dasar. Namun, perlu dicatat bahwa kamera DJI tidak dijual secara resmi di Amerika Serikat. Situasi ini bisa menjadi celah pasar bagi Insta360 untuk menguasai pangsa konsumen AS yang selama ini kesulitan mendapatkan produk kompetitor secara legal.
Untuk pengguna di Indonesia, Luna Ultra belum diumumkan ketersediaan resminya. Biasanya, produk Insta360 masuk ke pasar lokal melalui distributor mitra beberapa pekan setelah peluncuran global.