KALIMANTAN SELATAN — Gempa terjadi pada Rabu (10/6/2026) pukul 08.54 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, titik pusat gempa berada di koordinat 3,12 Lintang Utara dan 124,95 Bujur Timur, tepatnya di laut sejauh 209 kilometer barat laut Pulau Karatung. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer, masuk kategori gempa dangkal.
Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum menerima laporan dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Namun, lembaga tersebut mengingatkan masyarakat agar tetap siaga terhadap kemungkinan gempa bumi susulan yang getarannya bisa terasa lebih kecil.
"Masyarakat diimbau hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
BMKG juga meminta publik untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial sebelum dikonfirmasi kebenarannya. Satu-satunya rujukan resmi terkait aktivitas kegempaan dan peringatan dini tsunami adalah kanal informasi BMKG.
Wilayah Sulawesi Utara memang dikenal sebagai kawasan rawan gempa karena berada di pertemuan lempeng tektonik aktif. Gempa dangkal seperti yang terjadi pagi ini kerap dipicu oleh aktivitas sesar lokal di dasar Laut Maluku.
Faktor yang membuat gempa ini dinilai tidak berbahaya adalah jarak episentrum yang sangat jauh dari daratan. Dengan radius lebih dari 200 kilometer dari Pulau Karatung, getaran yang sampai ke permukiman diperkirakan sangat lemah atau bahkan tidak terasa sama sekali oleh warga.
Kompas.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang.