KALIMANTAN SELATAN — Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.55 WIB di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dan 165 personel untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung hingga larut malam.
Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah menyebutkan tiga orang menjadi korban luka. Dua korban, Puput dan Dika, dirawat di RS Hermina Kemayoran. Satu lainnya, Suparno, dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
"Ada tiga orang yang mengalami korban luka," kata Agung di Jakarta, Selasa (2/6). Ia menambahkan ketiganya sudah mendapatkan penanganan medis sejak malam kejadian.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, menyatakan tempat pengungsian sementara telah disiapkan di lapangan Jalan Benyamin Suaeb. Tiga tenda dari Dinas Sosial DKI Jakarta sudah didirikan. Mobil logistik dari BPBD, PMI, dan Baznas juga mulai berdatangan ke lokasi.
"Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik yang disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas," jelas Safrizal di Jakarta, Selasa (2/6) dinihari.
Pendataan kini dilakukan secara mendalam. Area terdampak mencakup RW 04 (RT 12, 13, 14, 15, dan 16) dan RW 05 (RT 01, 02, dan 03). Safrizal mengatakan data akan mencakup detail usia sekolah anak-anak korban kebakaran.
"Nanti setelah semua kedaruratan ini selesai baru kita diskusikan seperti apa proses bagi warga masyarakat termasuk kemungkinan-kemungkinan kalau masyarakat ingin relokasi di tempat hunian yang lebih aman," pungkas Safrizal.
Pemerintah akan melakukan inventarisasi bangunan setelah situasi darurat berakhir. Langkah jangka panjang, termasuk opsi relokasi, akan dibahas bersama warga terdampak.