Iwan Aflanie Resmi Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor ULM 2026-2030, Soroti Disrupsi Digital dan Literasi Kampus

Penulis: Eko Saputro  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:54 WIB
Iwan Aflanie resmi mendaftar sebagai calon rektor ULM periode 2026-2030.

BANJARMASIN — Iwan Aflanie menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026-2030 pada hari pertama pembukaan pendaftaran. Guru Besar Fakultas Kedokteran itu menjadi nama pertama yang tercatat di Sekretariat Panitia Pemilihan (Panlih) Rektor ULM. Ia datang langsung membawa dokumen persyaratan lengkap pada Senin lalu.

Disrupsi Digital: Tantangan yang Tak Bisa Ditawar

Dalam pernyataannya usai mendaftar, Iwan menyoroti tantangan besar yang dihadapi kampus saat ini. Menurutnya, disrupsi digital telah mengubah cara mahasiswa belajar, dosen mengajar, dan institusi mengelola sumber daya.

"Kampus tidak boleh cepat berpuas diri. Era digital menghadirkan ancaman sekaligus peluang yang harus direspons dengan strategi tepat," ujar Iwan. Ia menambahkan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan gawai, melainkan kemampuan menyaring informasi dan berpikir kritis.

Mengapa Literasi Digital Jadi Prioritas?

Iwan menilai masih banyak sivitas akademika yang terjebak pada euforia teknologi tanpa dibekali fondasi literasi yang kuat. Akibatnya, kampus rentan terhadap hoaks, plagiarisme, dan penurunan kualitas riset. Ia mendorong kurikulum yang adaptif serta pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik.

"Kita harus memastikan mahasiswa tidak hanya pintar secara teknis, tapi juga mampu memaknai perubahan sosial yang terjadi," tegasnya.

Proses Seleksi dan Jadwal Selanjutnya

Panitia Pemilihan Rektor ULM akan melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas Iwan Aflanie dalam pekan ini. Jika dinyatakan lolos, ia akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang meliputi presentasi visi-misi dan uji publik. Proses pemilihan rektor dijadwalkan rampung sebelum akhir tahun 2025, sehingga rektor baru bisa mulai menjabat pada awal 2026.

Hingga saat ini, belum ada calon lain yang mendaftar secara resmi. Panlih masih membuka pendaftaran hingga batas waktu yang ditentukan. Iwan optimistis akan muncul lebih banyak kandidat dari berbagai fakultas untuk memperkaya pilihan bagi senat universitas.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top