KOTABARU — Bupati Kotabaru Muhammad Rusli bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis turun langsung ke sawah di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, akhir pekan lalu. Keduanya meninjau lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) program Kementerian Pertanian tahun 2025 seluas 41,85 hektare dan memanen padi di Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 54 hektare.
Dalam panen raya tersebut, Bupati Muhammad Rusli menyebutkan produktivitas padi di lahan itu berkisar 3 hingga 4 ton per hektare. Ia optimistis angka ini bisa mendorong peningkatan produksi pangan di Kotabaru.
"Panen ini dalam satu hektar berkisar 3-4 ton, mudah-mudahan ini menjadi peningkatan pangan khususnya di Kabupaten Kotabaru, karena ini salah satu untuk mencapai kesejahteraan masyarakat kita di bidang pangan," ujarnya.
Pemkab Kotabaru menargetkan perluasan lahan sawah baru secara signifikan. Wakil Bupati Syairi Mukhlis mengungkapkan, tahun lalu realisasi cetak sawah mencapai 1.000 hektare. Tahun ini, target dinaikkan dua kali lipat menjadi 2.000 hektare.
"Untuk mendukung percepatan produktivitas padi di ketahanan pangan Kotabaru, otomatis peralatan pertanian juga harus didukung," kata Syairi Mukhlis.
Syairi Mukhlis mengakui salah satu kendala utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan alat pertanian. Menurutnya, Bupati telah berkoordinasi dengan kepala dinas terkait untuk menangani masalah ini melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun, sebagian kebutuhan alat pertanian dinilai harus diusulkan ke pemerintah pusat karena masuk dalam program nasional ketahanan pangan. "Pak Bupati sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas yang mana saja bisa ditangani melalui APBD," tambahnya.
Bupati Muhammad Rusli menegaskan pihaknya akan terus mendorong pengembangan sektor pertanian. Ia berharap Kotabaru bisa menjadi lumbung pangan di Kalimantan Selatan.
"Kami pemerintah daerah beserta jajaran akan terus menerus mendukung peningkatan di sektor pertanian khususnya peningkatan pangan, tentu sektor pertanian ini akan kita kembangkan, kita tingkatkan, kita dukung, sehingga nantinya Kotabaru akan menjadi lumbung pangan," harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda, Ketua DPRD, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Camat Pulau Laut Timur.