Pemkab Kotabaru Peringati Harkitnas ke-118 Berdampingan dengan HUT ke-77 Proklamasi ALRI Divisi IV, Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Upacara

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 13:27:13 WIB
Wakil Bupati Syairi Mukhlis memimpin upacara peringatan Harkitnas ke-118 dan HUT ke-77 Proklamasi ALRI Divisi IV di Kotabaru.

KOTABARU — Upacara peringatan Harkitnas ke-118 yang dirangkaikan dengan HUT ke-77 Proklamasi ALRI Divisi IV berlangsung khidmat di Kotabaru. Wakil Bupati Syairi Mukhlis mewakili Bupati H. Muhammad Rusli memimpin langsung jalannya upacara yang dimulai dengan laporan Komandan Upacara dari Polres Kotabaru, Laurensius Febrianto Lamba Wara.

Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih oleh anggota Paskibraka Tahun 2025 diiringi lagu Indonesia Raya menjadi salah satu puncak acara. Seluruh peserta kemudian mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya pejuang ALRI Divisi IV yang mempertahankan Kalimantan.

Mengapa Proklamasi ALRI Divisi IV Diperingati Bertepatan dengan Harkitnas?

Peringatan dwitunggal ini bukan tanpa alasan. Pembacaan teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh perwakilan Lanal Kotabaru, Ahmad Djunianto, menjadi pengingat bahwa perjuangan rakyat Kalimantan Selatan memiliki tonggak sejarah sendiri. Naskah itu menegaskan komitmen daerah dalam mempertahankan kemerdekaan sebagai bagian tak terpisahkan dari NKRI.

Riwayat singkat perjuangan ALRI Divisi IV dibacakan oleh Nurmansyah. Dalam paparannya, disebutkan bahwa perjuangan rakyat Kalimantan pada masa revolusi kemerdekaan diwarnai taktik gerilya yang mendapat dukungan luas masyarakat, hingga akhirnya melahirkan Proklamasi 17 Mei 1949 yang dipimpin oleh Hasan Basri.

Amanat Menteri: ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’

Dalam amanatnya, Syairi Mukhlis membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. “Tema Harkitnas tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga generasi penerus sebagai pondasi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengenang perjuangan para pahlawan Kalimantan yang telah mempertahankan kedaulatan bangsa melalui Proklamasi ALRI Divisi IV. Peringatan Harkitnas, lanjutnya, menjadi momentum merefleksikan lahirnya kesadaran berbangsa yang ditandai dengan berdirinya Budi Utomo pada 1908.

Rangkaian Penutup: Doa dan Lagu ‘Bagimu Negeri’

Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa, persembahan lagu “Bagimu Negeri” oleh paduan suara SMA Negeri 1 Kotabaru, serta laporan akhir dari komandan upacara yang menandai seluruh kegiatan telah selesai dilaksanakan. Peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya persatuan, semangat perjuangan, serta komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: megapolis.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top