Banjir Rendam Ribuan Rumah di Hulu Sungai Tengah, Tiga Kecamatan Terdampak dan Satu Wilayah Masih Naik

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 14:32:01 WIB
Banjir melanda tiga kecamatan di Hulu Sungai Tengah dengan ketinggian air bervariasi hingga 85 sentimeter.

Bencana ini dipicu hujan berintensitas tinggi sejak dini hari yang menyebabkan sungai meluap. Genangan melanda Kecamatan Batu Benawa, Barabai, dan Pandawan dengan tinggi muka air bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga 85 sentimeter di pekarangan rumah warga.

Dua Kecamatan Mulai Surut, Pandawan Masih Waspada

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar HST, Fitriadi, menyatakan kondisi banjir di Kecamatan Batu Benawa sudah berangsur surut. Sementara di Kecamatan Barabai, sebagian wilayah masih tergenang dan ada kecenderungan naik.

"Di Kecamatan Pandawan debit air masih mengalami kenaikan," ujar Fitriadi. Ia menambahkan timnya masih terus melakukan pemantauan di lapangan karena kondisi debit air di sejumlah wilayah masih berubah.

1.029 Jiwa Terdampak di Batu Benawa, Kantor Desa Ikut Terendam

Kecamatan Batu Benawa mencatat dua desa terdampak paling parah. Di Desa Aluan Besar, sebanyak 373 rumah terdampak dengan 1.029 jiwa harus berhadapan dengan banjir setinggi 20–40 sentimeter di jalan umum. Kantor desa dan mushola setempat turut terendam.

Sementara di Desa Paya Besar, 281 rumah terdampak dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Sebanyak 860 jiwa terdampak, dan SDN Paya Besar juga tidak luput dari genangan.

Barabai: 650 Rumah Terendam di Satu Kelurahan, Puluhan Sekolah Terdampak

Kecamatan Barabai menjadi wilayah dengan dampak terluas. Kelurahan Barabai Darat menjadi yang terparah dengan 650 rumah terdampak, 350 di antaranya terendam air setinggi 85 sentimeter di pekarangan. Sebanyak 1.967 jiwa terdampak, dan satu warga dilaporkan dievakuasi ke rumah kerabat.

Enam sekolah dan lima fasilitas ibadah di kelurahan ini ikut terendam. Di Kelurahan Barabai Timur, 160 rumah terdampak dengan ketinggian air dalam rumah mencapai 50 sentimeter. MAN 1 HST, SD Barabai Utara, dan MIN 8 HST juga tercatat terdampak di wilayah ini.

Total di Kecamatan Barabai, sedikitnya 1.152 rumah terdampak yang tersebar di tujuh kelurahan dan desa, termasuk Mandingin, Pajukungan, dan Bukat. Kantor DLHP, KUA Barabai, hingga Kemenag HST ikut terendam.

Pandawan: 683 Rumah Terendam, Puluhan Warga Mengungsi

Di Kecamatan Pandawan, banjir merendam 683 rumah di empat desa. Desa Jaranih menjadi yang terparah dengan 391 rumah terdampak, 26 di antaranya terendam, serta 1.344 jiwa harus bertahan di tengah genangan. Dua fasilitas ibadah dan satu kantor di desa ini juga terdampak.

Desa Masiraan mencatat 227 rumah terdampak dengan 690 jiwa. Sementara di Desa Kayu Rabah, ketinggian air masuk ke dalam rumah mencapai 5 sentimeter. Hingga laporan ini dibuat, belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Petugas masih melakukan pendataan dan evakuasi warga yang membutuhkan.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: kalselpos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top