BANJARBARU — Peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG menyebut hujan disertai petir dan angin kencang bakal turun pada sore hari di tiga kabupaten tersebut. Warga di Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan diminta waspada terhadap potensi angin kencang yang menyertai hujan.
Sebelum hujan turun, kondisi cuaca Kalimantan Selatan pagi hari masih didominasi kabut asap. Kawasan pesisir menjadi satu-satunya wilayah yang relatif bersih dari asap.
Siang Terik, Sore Berpotensi Hujan
Memasuki siang, cuaca cerah berawan mendominasi hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Suhu udara terasa lebih terik dibanding hari-hari sebelumnya.
Banjarbaru dan Banjar mencatat suhu maksimum mencapai 37 derajat celcius. Wilayah lain di Kalimantan Selatan berada di kisaran 35 hingga 36 derajat celcius.
BMKG memprediksi awal September 2026 secara umum didominasi kondisi cuaca panas dan kering seiring puncak musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia.
El Nino Kuat dan IOD Positif Tekan Aktivitas Konvektif
Berdasarkan pantauan BMKG, suhu udara pada siang hari terasa cukup terik dengan suhu maksimum di beberapa daerah bisa mencapai 34 hingga 36 derajat celcius. Sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan dan Sumatera, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis serta risiko kebakaran hutan dan lahan.
Meskipun didominasi cuaca kering, potensi hujan ringan atau lokal tetap ada di sebagian kecil wilayah Indonesia. Curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0–150 mm per dasarian.
Curah hujan rendah di bawah 50 mm per dasarian masih mendominasi banyak wilayah Indonesia. Wilayah tersebut meliputi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.
Kondisi ini turut dipengaruhi oleh El Nino kategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole positif yang diprakirakan masih mendominasi. Kedua fenomena itu cenderung menekan aktivitas konvektif dan mendukung berlanjutnya kondisi kering di sebagian wilayah Indonesia.
Apa Dampaknya bagi Warga Kalsel?
Kombinasi suhu tinggi dan curah hujan rendah memperbesar risiko kekeringan meteorologis di Kalimantan Selatan. Petani di sejumlah daerah berpotensi menghadapi gangguan pasokan air irigasi jika kondisi kering berlanjut.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari disarankan mengurangi paparan sinar matahari langsung. Sementara itu, potensi hujan petir dan angin kencang pada sore hari tetap perlu diantisipasi di Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan.
BMKG belum merinci durasi hujan yang diperkirakan turun di tiga kabupaten tersebut. Pantauan cuaca terbaru bisa diakses melalui kanal resmi BMKG untuk memperbarui informasi sebelum beraktivitas sore ini.