Pencarian

Pemprov Kalsel Biayai 50 Mahasiswa Kuliah di Timur Tengah, Tiap Orang Dapat Rp 25 Juta per Masa Studi

Jumat, 25 September 2026 • 09:16:01 WIB
Pemprov Kalsel Biayai 50 Mahasiswa Kuliah di Timur Tengah, Tiap Orang Dapat Rp 25 Juta per Masa Studi
Pemprov Kalsel menyalurkan bantuan pendidikan bagi 50 mahasiswa asal Kalimantan Selatan yang berkuliah di Timur Tengah.

BANJARBARU — Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Fahrurazi, mewakili Sekretaris Daerah Kalsel M. Syarifuddin, menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan persoalan biaya tidak menghambat anak Banua melanjutkan pendidikan. Menurutnya, bantuan itu tidak berhenti pada urusan pembiayaan kuliah.

"Bantuan ini tentu bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Kita berharap para penerima dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendukung proses pendidikan, memperluas wawasan, memperdalam ilmu, dan nantinya kembali memberikan manfaat bagi masyarakat dan Banua," katanya.

Siapa yang Bisa Jadi Penerima Bantuan

Bantuan pendidikan ini menyasar mahasiswa asal Kalimantan Selatan yang memiliki keterbatasan ekonomi. Pemprov menyalurkannya setiap tahun dengan kuota 50 orang, masing-masing menerima Rp 25 juta dalam satu masa studi.

Fahrurazi menambahkan, mahasiswa yang memperoleh kesempatan belajar di Timur Tengah diharapkan dapat mengembangkan kemampuan akademik. Selain itu, mereka didorong memperluas pemahaman tentang keislaman, bahasa, budaya, dan wawasan global.

Bukan Hanya Mahasiswa, Kampus Juga Dibantu

Dukungan Pemprov Kalsel tidak hanya mengalir ke mahasiswa. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan untuk perguruan tinggi melalui mekanisme hibah. Hibah itu digunakan untuk sarana prasarana dan peningkatan sumber daya manusia.

Perhatian juga diberikan kepada Asrama Mahasiswa Kalimantan Selatan di luar daerah. Fasilitas itu menjadi penopang bagi mahasiswa Kalsel yang menempuh pendidikan di luar provinsi.

Pesan untuk Penerima Beasiswa

Fahrurazi berpesan agar penerima bantuan bersungguh-sungguh menjalani pendidikan. Ilmu yang diperoleh diharapkan kembali memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah.

"Jangan lupa bahwa ilmu yang diperoleh pada akhirnya harus kembali memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Program bantuan pendidikan ke Timur Tengah ini menjadi salah satu jalur Pemprov Kalsel memperluas akses pendidikan tinggi. Mahasiswa yang lolos seleksi diharapkan tidak hanya menuntaskan studi, tetapi juga membawa kompetensi baru saat kembali ke Banua.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks