Pencarian

Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Rabu, 23 September 2026 • 17:04:31 WIB
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026. Jaminan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan alasan APBN masih menjadi bantalan terhadap gejolak harga minyak dunia. Selama harga minyak mentah bertahan di bawah 100 dolar AS per barel, kebijakan harga lama tetap berlaku.

Kepastian tersebut disampaikan Airlangga usai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (29/9). Pemerintah menilai transmisi gejolak global ke harga eceran di dalam negeri masih bisa dikendalikan meski situasi eksternal belum stabil.

"Alhamdulillah untuk Indonesia transmisi ini masih bisa diredam oleh buffer APBN kita," kata Airlangga.

Selama Harga Minyak Dunia di Bawah 100 Dolar AS per Barel

Airlangga menjelaskan, ambang 100 dolar AS per barel menjadi patokan pemerintah dalam mempertahankan harga BBM subsidi. Saat ini harga pembelian pemerintah untuk BBM nonsubsidi berada di kisaran 90 dolar AS per barel.

Dengan posisi itu, pemerintah menyatakan tidak ada perubahan harga, khususnya untuk BBM bersubsidi, hingga pengujung 2026.

"Kalau harga minyak di bawah 100 dolar AS per barel, sampai akhir tahun kita masih bisa pertahankan, tidak ada perubahan kenaikan harga, terutama BBM bersubsidi," ujarnya.

APBN Jadi Penahan Dampak Perang di Selat Hormuz dan Konflik Rusia-Ukraina

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara disiapkan sebagai bantalan untuk meredam dampak ketidakpastian ekonomi global. Dua sumber gejolak yang dipantau pemerintah adalah perang di Selat Hormuz dan konflik Rusia-Ukraina.

Keduanya berpotensi mengerek harga minyak mentah dan menekan biaya impor bahan bakar. Pemerintah mengklaim dampaknya terhadap Indonesia sejauh ini masih dapat diredam melalui belanja negara.

Stok BBM Subsidi Disiapkan, Penyaluran Didorong Tepat Sasaran

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah terus menyiapkan stok BBM, terutama BBM subsidi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami, pemerintah akan menyiapkan stok kebutuhan masyarakat, khususnya terkait dengan BBM subsidi," kata Bahlil.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, pemerintah mendorong penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran. Kebijakan itu diperlukan agar subsidi benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Harga BBM Nonsubsidi Tetap Dipantau

Pemerintah juga memantau harga BBM nonsubsidi meski tidak menyebut penyesuaian khusus. Harga pembelian pemerintah di kisaran 90 dolar AS per barel menjadi acuan seberapa besar ruang fiskal yang tersedia untuk menahan kenaikan.

Bagi konsumen, kepastian ini berarti harga Pertalite, Solar subsidi, dan Pertamax tetap seperti sekarang hingga akhir tahun. Pemerintah belum merinci skenario jika harga minyak dunia menembus 100 dolar AS per barel.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: merahputih.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks