Pencarian

Kabut Asap Karhutla Kepung Banjarmasin, Jarak Pandang di Siring Anjlok Jadi 25 Meter

Selasa, 22 September 2026 • 11:46:01 WIB
Kabut Asap Karhutla Kepung Banjarmasin, Jarak Pandang di Siring Anjlok Jadi 25 Meter
Kabut asap menyelimuti permukiman warga di kawasan Siring Banjarmasin, Selasa pagi.

BANJARMASIN — Kabut putih kekuningan menutupi permukiman warga di kawasan Siring Banjarmasin sejak pagi. Pantauan di lokasi menunjukkan asap memenuhi rumah warga, halaman, hingga jalan lingkungan. Kondisi udara bahkan memburuk seiring bertambahnya waktu, dengan asap yang semakin tebal dan menyengat.

Jarak pandang yang semula diperkirakan sekitar 25 meter terus menurun. Warga yang biasanya beraktivitas pagi memilih bertahan di rumah. Sebagian lain mengurangi kegiatan luar ruangan karena udara tidak nyaman untuk dihirup.

Pengamat Perkotaan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar

Pengamat Perkotaan Ir H Sukrowardi MAP mengimbau warga membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap berlangsung. Ia menyebut paparan asap berisiko bagi kesehatan, terutama kelompok rentan.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Ini demi kesehatan kita bersama. Paparan asap ini sangat berbahaya," kata Sukrowardi.

Bagi warga yang terpaksa keluar rumah, Sukrowardi meminta agar menggunakan masker. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BPBD maupun instansi terkait mengenai kondisi kualitas udara dan perkembangan penanganan karhutla.

Warga Batalkan Jalan Pagi, Pilih Tinggal di Rumah

Salah seorang warga Banjarmasin, Nurul, mengaku terpaksa membatalkan rutinitas jalan pagi setelah salat Subuh. Kabut yang semakin tebal membuatnya memilih kembali ke rumah.

"Saya biasanya setiap pagi setelah salat Subuh selalu jalan pagi. Tetapi dengan kondisi kabut seperti ini terpaksa saya urungkan. Tadi sempat juga satu putaran keliling kompleks, tetapi semakin berjalan waktunya, kabut justru semakin tebal," ujarnya.

Kembalinya kabut asap menjadi pengingat bahwa ancaman karhutla di Kalimantan Selatan masih perlu diwaspadai. Kondisi udara yang memburuk berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Belum Ada Keterangan Resmi soal Titik Api

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai sumber titik api yang menyebabkan kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah Banjarmasin. Warga diimbau tetap mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dari instansi resmi.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalimantanpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks