KALIMANTAN SELATAN — LG akhirnya merilis monitor flagship terbarunya, UltraFine 6K (32U990A), setelah diperkenalkan pada Januari 2025 lalu. Monitor ini hadir di tengah kekosongan pasar yang ditinggalkan Apple setelah menghentikan produksi Pro Display XDR 32 inci awal tahun ini. Saat ini, Apple hanya menyisakan Studio Display 27 inci dan Studio Display XDR sebagai opsi layar resmi untuk ekosistem Mac.
Spesifikasi Utama LG UltraFine 6K 32U990A
- Layar: 32 inci Nano IPS Black, resolusi 6.144 x 3.456 (Retina 6K), refresh rate 60Hz
- Konektivitas: Thunderbolt 5 (upstream & downstream), DisplayPort 2.1, HDMI 2.1, USB-C (non-Thunderbolt)
- Power Delivery: 96 watt melalui Thunderbolt 5 — cukup untuk mengisi penuh MacBook Pro 16 inci
- Dimensi: Desain bezel tipis, bodi belakang silver dengan aksen biru gelap bergaris
- Penyesuaian: Height, tilt, swivel, pivot — lebih fleksibel dari standar Apple
Kelebihan: Ruang Kerja Luas dan Ketajaman Retina
Perbedaan paling langsung terasa saat pertama kali menyalakan monitor ini. Dibandingkan dengan Studio Display 27 inci atau UltraFine 5K generasi sebelumnya, tambahan 5 inci diagonal terasa signifikan. Jurnalis MacRumors yang menguji monitor ini selama beberapa pekan melaporkan bahwa aplikasi kreatif seperti editor video atau audio mendapat ruang ekstra untuk toolbar dan timeline tanpa terasa sempit.
Resolusi 6K memberikan kepadatan piksel yang membuat teks dan antarmuka macOS tampak tajam tanpa perlu scaling. Ini menjadi keunggulan utama dibandingkan monitor 32 inci 4K yang seringkali harus melakukan scaling sehingga hasilnya kurang native dan sedikit buram.
Kompatibilitas dengan macOS juga tergolong mulus. Monitor konsisten bangun dari sleep mode, opsi scaling muncul dengan benar di System Settings, dan tidak ada masalah koneksi aneh yang kerap ditemui di monitor pihak ketiga. Thunderbolt 5 memungkinkan satu kabel untuk menyalurkan output display, daya 96 watt, dan aksesori yang terhubung — bahkan bisa daisy chain beberapa monitor sekaligus.
Kekurangan: HDR Biasa Saja dan Refresh Rate 60Hz
Meski panel Nano IPS Black memberikan kontras yang solid, performa HDR monitor ini kalah jauh dari Studio Display XDR milik Apple. Untuk pengguna yang bekerja intensif dengan konten HDR, layar Apple tetap menjadi pilihan lebih unggul berkat teknologi backlighting yang lebih canggih.
Refresh rate 60Hz juga menjadi catatan. Bagi pengguna MacBook Pro dengan layar ProMotion 120Hz, perbedaan saat scrolling atau pergerakan cepat di layar akan terasa. Namun untuk produktivitas harian — mengetik, coding, editing foto — batasan ini tidak terlalu mengganggu.
Ada satu keanehan lain: kontrol kecerahan dan volume via keyboard macOS tidak berfungsi penuh secara native. Pengguna harus menginstal aplikasi LG Switch terpisah, dan pengaturan ini berjalan independen dari kontrol sistem macOS. Saat menggunakan multi-monitor atau beberapa sumber audio, situasinya bisa membingungkan.
Desain: Lebih Premium dari Pendahulunya
LG melakukan perombakan desain pada lini UltraFine. Jika sebelumnya monitor ini tampak utilitarian dan kurang mewah, 32U990A hadir dengan bezel tipis, bodi belakang yang lebih rapi, dan warna silver yang tidak canggung diletakkan di samping Mac Studio atau MacBook Pro. Kaki monitor lebar dan kokoh, sementara bagian belakangnya memiliki aksen biru gelap bergaris yang menarik jika monitor ditempatkan di ruang terbuka.
Port dan tombol joystick untuk navigasi menu disembunyikan di bagian belakang. Tidak ada LED berkedip yang mengganggu saat monitor dalam mode sleep — detail kecil yang dihargai pengguna yang meletakkan monitor di kamar tidur.
Harga dan Ketersediaan
LG UltraFine 6K 32U990A dibanderol dengan harga normal USD 1.999,99 (sekitar Rp 33 juta). Namun saat artikel ini ditulis, LG memberikan diskon USD 700 sehingga harganya turun menjadi USD 1.299,99 (sekitar Rp 21,4 juta). Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga di Indonesia.
Kesimpulan: Untuk Siapa Monitor Ini?
LG UltraFine 6K bukanlah monitor untuk semua orang. Jika prioritas utama Anda adalah performa HDR kelas atas atau refresh rate tinggi untuk gaming, monitor lain mungkin lebih cocok. Namun jika Anda adalah pengguna Mac yang membutuhkan layar 32 inci dengan ketajaman Retina, konektivitas Thunderbolt 5 yang modern, dan kompatibilitas macOS yang solid — dengan harga jauh di bawah Pro Display XDR — maka monitor ini layak masuk daftar belanja.
Bagi kreator konten, editor video, fotografer, atau siapa pun yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar dengan banyak jendela aplikasi terbuka, tambahan ruang kerja dan ketajaman piksel yang ditawarkan UltraFine 6K sulit ditandingi oleh monitor lain di kelas harganya saat ini.