Pencarian

Pemprov Kalsel Kumpulkan 2 Ton Sampah dalam Aksi Bersih Hari Lingkungan Hidup, Bantuan Fasilitas Diserahkan ke Banjarmasin dan Banjar

Minggu, 07 Juni 2026 • 12:30:31 WIB
Pemprov Kalsel Kumpulkan 2 Ton Sampah dalam Aksi Bersih Hari Lingkungan Hidup, Bantuan Fasilitas Diserahkan ke Banjarmasin dan Banjar
Pemprov Kalsel berhasil mengumpulkan 2 ton sampah dalam aksi bersih Hari Lingkungan Hidup di Banjar.

BANJAR — Sebanyak 129 karung sampah atau setara dua ton berhasil dikumpulkan dalam aksi gotong royong yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan. Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil menyebut sampah yang terkumpul mayoritas bukan plastik, melainkan sampah campuran.

"Sekitar dua ton sampah yang kita dapat hari ini. Sampahnya campuran, tetapi sampah plastik tidak terlalu banyak," ujar Subhan usai kegiatan di Kecamatan Kertak Hanyar, Sabtu (6/6/2026).

Rangkaian Aksi: Dari Siring Martapura hingga Citraland

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini tidak berlangsung dalam satu hari. Sehari sebelumnya, Forkopimda dan instansi vertikal yang dipimpin Kapolda Kalsel sudah memulai pembersihan di kawasan Siring Sungai Martapura Kilometer Nol, Kota Banjarmasin. Fokusnya pada pembersihan sungai dan sejumlah ruas jalan.

"Sejak kemarin kita sudah melakukan kegiatan bersih-bersih. Sungai kita bersihkan, kemudian jalan-jalan kita bersihkan," kata Subhan.

Pada puncak acara, seluruh OPD, pemerintah kabupaten/kota, dan instansi vertikal bergerak serentak. Kabupaten Banjar membersihkan kawasan Kilometer 7 hingga wilayahnya, sementara Kota Banjarmasin melaksanakan aksi serupa di titik masing-masing. Semua peserta kemudian berkumpul di Kompleks Citraland.

Bantuan Fasilitas dan Prioritas Pemilahan Sampah

Pemprov Kalsel turut menyerahkan bantuan fasilitas pengelolaan sampah kepada Pemkot Banjarmasin dan Pemkab Banjar. Subhan mengatakan bantuan serupa berpeluang diberikan ke daerah lain, tergantung kemampuan anggaran.

"Ke depan tidak menutup kemungkinan kabupaten dan kota lainnya juga akan kita berikan bantuan, tentu menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada," jelasnya.

Kepala DLH Kalsel Rahmat Prapto Udoyo menegaskan bahwa pemilahan sampah sejak dari sumber tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, upaya pengurangan sampah di daerah harus sejalan dengan kebijakan nasional.

"Pemilahan sampah tetap menjadi hal yang utama dalam pengelolaan sampah," ujar Rahmat.

Masalah Nasional: 74 Persen Sampah Tak Terkelola Optimal

Peringatan hari lingkungan ini juga diikuti secara virtual dari Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dalam arahannya mengungkapkan data yang memprihatinkan: dari sekitar 51 juta ton sampah nasional per tahun, 74 persen di antaranya belum tertangani dengan baik.

Jumhur menyoroti praktik open dumping di tempat pembuangan akhir (TPA) yang masih lazim. Metode ini dinilai tidak hanya menimbulkan masalah kebersihan, tetapi juga menghasilkan gas metana dan mengancam kesehatan warga sekitar.

Kegiatan di Banjar menjadi bagian dari upaya daerah menekan angka tersebut. Dengan kolaborasi antara Pemprov, kabupaten, dan kota, Kalsel berharap bisa memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara bertahap.

Bagikan
Sumber: lenterakalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks