Pencarian

Polemik Pasar Harum Manis Berakhir, Pemko Banjarmasin akan Bangun 36 Toko Permanen untuk Pedagang Pasar Lima

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:05:47 WIB
Polemik Pasar Harum Manis Berakhir, Pemko Banjarmasin akan Bangun 36 Toko Permanen untuk Pedagang Pasar Lima
Pemkot Banjarmasin akan membangun 36 toko permanen untuk pedagang Pasar Lima.

BANJARMASIN — Puluhan pedagang di Pasar Bawang Harum Manis, kawasan Pasar Lima, akhirnya mendapatkan kepastian tempat berjualan. Pemkot Banjarmasin memastikan akan membangun 36 unit toko permanen di lokasi yang sama untuk menggantikan lapak-lapak sementara yang selama ini menjadi sumber polemik.

Kesepakatan yang Mengakhiri Sengketa Lahan

Keputusan ini merupakan hasil akhir dari serangkaian pertemuan antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin dengan paguyuban pedagang. Sebelumnya, para pedagang menolak relokasi karena lokasi alternatif yang ditawarkan dinilai terlalu jauh dari pusat keramaian Pasar Lima.

“Kami sepakat membangun toko permanen di atas lahan yang saat ini ditempati. Ini adalah solusi terbaik agar aktivitas ekonomi tidak terganggu,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, yang enggan disebutkan namanya, dalam rapat koordinasi, Senin lalu.

Spesifikasi Bangunan dan Target Penyelesaian

Setiap unit toko permanen akan dibangun dengan ukuran standar 4x6 meter persegi. Konstruksi menggunakan material beton bertingkat satu dengan fasad yang seragam untuk menjaga estetika kawasan Pasar Lima.

Pemkot mengalokasikan anggaran pembangunan dari pos belanja modal Dinas Perdagangan tahun 2026. Proses lelang konstruksi direncanakan dimulai pada triwulan pertama tahun depan, dengan target penyelesaian sebelum bulan Ramadan 2026.

Apa yang Berubah bagi Pedagang?

Selama masa pembangunan, para pedagang akan ditempatkan di lokasi penampungan sementara yang telah disiapkan di halaman parkir Pasar Lima. Pemkot menjamin tidak ada pungutan biaya tambahan selama masa transisi tersebut.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bawang Harum Manis, Ahmad Rijani, menyambut baik keputusan ini. “Kami lega. Selama ini kami dagang di lapak darurat, khawatir digusur kapan saja. Dengan toko permanen, kami bisa bernapas lega,” katanya.

Dampak bagi Perekonomian Pasar Lima

Pasar Lima merupakan salah satu pusat perdagangan tradisional terbesar di Banjarmasin. Keberadaan 36 toko permanen ini diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan omzet pedagang yang sebelumnya terhambat ketidakpastian status lahan.

Pemkot juga berencana merapikan tata letak kawasan Pasar Lima secara keseluruhan setelah pembangunan toko rampung. Langkah ini untuk mengantisipasi munculnya pedagang kaki lima liar di sekitar lokasi yang kerap memicu kemacetan.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks