KOTABARU — LPTQ Kabupaten Kotabaru resmi memulai Program Pembinaan Talenta Qari/Qariah Tahap I Tahun 2026, yang dibuka di Sekretariat LPTQ di Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini merupakan agenda prioritas lembaga untuk mencetak kader unggul di bidang tilawah dan hafalan Al-Qur’an.
Pembinaan akan berlangsung setiap pekan, tepatnya setiap Sabtu dan Minggu, dengan dua sesi waktu: pukul 14.00-16.00 WITA dan 16.00-18.00 WITA. Peserta tidak hanya belajar di Sekretariat LPTQ, tetapi juga di Kantor Kementerian Agama setempat.
Materi Pembinaan: Dari Tajwid hingga Simulasi Kompetisi
Kurikulum pembinaan dirancang secara terstruktur. Peserta mendapatkan materi teknik baca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, seni tilawah, penguatan mental, hingga simulasi kompetisi. LPTQ menggandeng pelatih-pelatih tilawah Al-Qur’an yang berpengalaman untuk mendampingi para peserta.
Sekretaris Umum LPTQ Kabupaten Kotabaru, Bahrinuddin, S.Ag., yang membuka kegiatan, menyebut pembinaan ini sebagai langkah strategis. “Melalui pembinaan ini, kami berharap peserta mendapat ilmu dan pengalaman untuk meningkatkan kemampuan. Target kami, mereka berkompetisi dengan baik dan mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Target: Lahirkan Regenerasi Qari-Qariah Berdaya Saing
Ketua Panitia Pelaksana, Bahrudin, menambahkan bahwa program ini bertujuan mencetak qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang unggul. “Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta. Tujuan utama kami mencetak generasi yang mampu menjadi duta Al-Qur’an di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Peserta yang mengikuti pembinaan merupakan hasil seleksi sebelumnya. Mereka akan dipersiapkan secara maksimal untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Amuntai. LPTQ menargetkan lahirnya regenerasi qari-qariah yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Dukungan Pemkab Kotabaru untuk Sekretariat LPTQ
Bahrudin juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang meminjamkan gedung sebagai sekretariat LPTQ. Menurutnya, kantor yang representatif sangat penting untuk mendukung pembinaan tilawatil Qur’an di daerah. “Dengan fasilitas yang memadai, proses pembinaan bisa berjalan lebih optimal,” ucapnya.
Program Pembinaan Talenta Qari/Qariah Tahap I Tahun 2026 ini menjadi bukti keseriusan LPTQ Kotabaru dalam membina sumber daya manusia di bidang keagamaan. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak prestasi daerah di ajang MTQ mendatang.