Pencarian

26 Sekolah di Balangan Studi Tiru ke SMA Negeri 1 Tanta untuk Perkuat Program Adiwiyata

Kamis, 21 Mei 2026 • 13:03:45 WIB
26 Sekolah di Balangan Studi Tiru ke SMA Negeri 1 Tanta untuk Perkuat Program Adiwiyata
sekolah di Balangan mengikuti studi tiru program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Tanta.

PARINGIN — Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Balangan membawa serta 26 sekolah peserta program Adiwiyata untuk studi tiru ke SMA Negeri 1 Tanta, Tabalong, pada Rabu (20/5/2026). Rombongan dari berbagai jenjang pendidikan di Balangan itu ingin melihat langsung penerapan program lingkungan hidup di sekolah yang sudah meraih predikat Adiwiyata Mandiri tersebut.

Kepala DPLH Balangan, Tamrin, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran dan evaluasi bagi sekolah-sekolah peserta. “Ini bukan hanya kunjungan biasa, tetapi bagian dari edukasi agar sekolah-sekolah bisa melakukan evaluasi dan pembelajaran dengan lebih baik,” ujarnya.

Fokus pada Kesadaran, Bukan Sekadar Penghargaan

SMA Negeri 1 Tanta sendiri telah menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri, predikat tertinggi dalam program sekolah berwawasan lingkungan. Kepala SMA Negeri 1 Tanta, Eko Prayitno, menyampaikan bahwa penerapan program di sekolahnya tidak hanya berorientasi pada penghargaan semata.

“Lebih kepada membangun kesadaran lingkungan bagi para siswa,” kata Eko. Pendekatan ini yang coba dipelajari oleh 26 sekolah dari Balangan untuk diterapkan di institusi masing-masing.

Dukungan Pemkab Balangan untuk Sekolah Adiwiyata

Studi tiru ini menjadi bukti komitmen DPLH Balangan dalam mendorong sekolah-sekolah di wilayahnya untuk terus meningkatkan kualitas program lingkungan. Kegiatan serupa diharapkan dapat mempercepat pencapaian target sekolah Adiwiyata di Balangan, baik dari segi administrasi maupun implementasi di lapangan.

Para peserta studi tiru tidak hanya diajak berkeliling melihat fasilitas sekolah, tetapi juga berdiskusi langsung dengan pengelola program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Tanta. Mereka mempelajari tata kelola sampah, pengelolaan kantin sehat, hingga pemanfaatan lahan hijau di lingkungan sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, DPLH Balangan berharap setiap sekolah yang dikirim bisa segera menyusun rencana aksi untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun generasi yang peduli lingkungan sejak dari bangku sekolah.

Bagikan
Sumber: wartabanjar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks