Pencarian

Satpol PP HSU Terbitkan Edaran Antisipasi Keresahan Video Viral Pocong

Sabtu, 09 Mei 2026 • 14:14:28 WIB
Satpol PP HSU Terbitkan Edaran Antisipasi Keresahan Video Viral Pocong
Satpol PP HSU keluarkan edaran untuk tingkatkan ketertiban pasca viral video pocong.

AMUNTAI — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengeluarkan instruksi tertulis kepada aparat desa untuk meningkatkan ketertiban lingkungan. Kebijakan ini merupakan buntut dari kegaduhan di jagat digital terkait beredarnya video sosok berbalut kain putih yang diduga muncul di pemukiman warga.

Surat edaran bertanggal 4 Mei 2026 tersebut meminta perangkat desa di wilayah terdampak untuk memperketat pengawasan. Otoritas setempat menilai langkah preventif diperlukan agar spekulasi liar di media sosial tidak mengganggu ketenteraman masyarakat maupun memicu tindakan main hakim sendiri.

Peningkatan Kewaspadaan di Sejumlah Desa Terdampak

Dalam surat edaran yang kini tersebar luas, terdapat beberapa titik lokasi yang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Wilayah tersebut meliputi Desa Pihuang, Sungai Binuang, Panawakan, Tabalong Mati, hingga Talaga Bamban. Aparat di desa-desa tersebut diminta menjaga situasi tetap kondusif guna meredam keresahan yang meluas pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Satpol PP dan Damkar HSU, Asikin Noor, mengonfirmasi bahwa penerbitan surat tersebut merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat. Ia menekankan bahwa pendekatan yang diambil mengedepankan aspek keamanan lingkungan dan pendekatan spiritual.

“Surat edaran ini sifatnya imbauan. Kami meminta aparat desa bersama masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kegiatan keagamaan untuk menjaga ketentraman lingkungan,” ujar Asikin Noor baru-baru ini.

Pemerintah daerah menyarankan warga untuk mengaktifkan kembali doa bersama atau salat hajat di lingkungan masing-masing. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi warga yang merasa terganggu secara psikologis oleh isu penampakan tersebut.

Hasil Patroli Lapangan: Petugas Tidak Temukan Penampakan

Meskipun narasi mengenai "pocong HSU" terus bergulir di grup percakapan digital, Satpol PP memastikan hingga saat ini belum ada bukti fisik yang memperkuat klaim tersebut. Petugas di lapangan telah melakukan penyisiran secara berkala ke lokasi-lokasi yang dilaporkan oleh warga dalam video viral.

“Selama patroli ke lokasi yang dilaporkan, hal tersebut tidak terlihat. Namun warga tetap kami minta meningkatkan kewaspadaan,” tegas Asikin.

Berdasarkan pantauan di media sosial, video yang beredar justru memicu reaksi beragam dari netizen. Sebagian besar pengguna internet meragukan keaslian video tersebut dan menganggapnya sebagai konten rekayasa demi mengejar popularitas. Bahkan, muncul fenomena perundungan digital terhadap sosok dalam video tersebut, dengan beberapa akun menyatakan niat untuk melakukan perburuan secara langsung.

Warga Diimbau Verifikasi Informasi dan Hindari Berita Bohong

Seorang warga Kecamatan Haur Gading mengingatkan publik agar tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar di ruang siber. Menurutnya, verifikasi atau tabayyun menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam hoaks yang dapat merusak hubungan sosial antarwarga.

“Segala sesuatu yang viral di media sosial belum tentu benar. Untuk itu kita harus bijak terutama dalam menjaga aspek sosial, persaudaraan, serta menghindarkan diri dari penyebaran berita bohong,” ujarnya pada Sabtu (9/5/2026).

Ia juga menyitir pesan dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 6 mengenai pentingnya memeriksa kebenaran berita yang dibawa oleh orang fasiq. Hal ini relevan dengan situasi saat ini, di mana konten digital seringkali dibuat tanpa mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkan bagi stabilitas keamanan di daerah.

Bagikan
Sumber: cakrawalainews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks