BANJARMASIN — Bantuan disalurkan dalam bentuk perlengkapan sekolah dan tabungan pendidikan melalui Bank Kalsel. Rombongan datang bersilaturahmi sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Neli menegaskan bantuan diberikan untuk memastikan Hilyah tetap mendapat perhatian, terutama soal keberlanjutan pendidikannya. Dukungan juga diarahkan agar anak tersebut bisa terus bersekolah hingga jenjang perguruan tinggi.
Neli menyebut kunjungan tersebut sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap keluarga salah satu guru yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
"Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap keluarga salah satu guru kita yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kami ingin memastikan anak almarhumah tetap mendapatkan perhatian, terutama terkait keberlanjutan pendidikannya," ujar Neli.
Ia berharap bantuan yang disalurkan benar-benar bermanfaat bagi masa depan pendidikan Hilyah. Harapannya, Hilyah tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, bahkan hingga perguruan tinggi.
"Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masa depan pendidikan Hilyah. Mudah-mudahan ia tetap bisa bersekolah dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya, bahkan hingga perguruan tinggi," tambah Neli.
Marhamah, ibu almarhumah Lisna sekaligus nenek Hilyah, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Bunda PAUD Kota Banjarmasin bersama pihak terkait.
"Alhamdulillah, kami menerima bantuan yang diberikan Bunda PAUD Kota Banjarmasin," ungkap Marhamah.
Ia juga memohon doa agar diberikan kekuatan dan kelancaran dalam merawat serta membesarkan Hilyah. Termasuk mendampingi cucunya hingga menyelesaikan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
"Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kota Banjarmasin dan semua pihak yang sudah peduli kepada keluarga kami, khususnya kepada cucu saya. Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah dan cucu saya bisa terus bersekolah dengan lancar," tuturnya.
Neli Listriani yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin menyampaikan duka mendalam atas kepergian Lisna. Ia mendesak agar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah diberlakukan benar-benar mengedepankan keselamatan para siswa dan pengajar.
Guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan negeri, baik ASN maupun non-ASN, juga diminta melaksanakan tugas kedinasan dari rumah atau work from home. Ketentuan itu ditetapkan berdasarkan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin serta perangkat daerah terkait.
Guru yang memiliki agenda peningkatan kapasitas dan komunitas belajar tetap mengikuti kegiatan sesuai jadwal. Pelaksanaan tugas wajib dilaporkan secara kolektif melalui tautan yang disediakan Dinas Pendidikan.