Wabup HST Tinjau Kesiapan MTsN 5 Pagat Hadapi Penilaian Sekolah Sehat Kalsel 6 Oktober 2026

Penulis: Budi Santoso  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 09:15:31 WIB
Wakil Bupati HST H Gusti Rosyadi Elmi meninjau kesiapan fasilitas UKS MTsN 5 Hulu Sungai Tengah.

BARABAI — Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Hulu Sungai Tengah menjadi wakil kabupaten untuk jenjang SLTP/MTs setelah menjuarai lomba Sekolah Sehat tingkat HST. Wakil Bupati HST H Gusti Rosyadi Elmi menyebut kondisi UKS madrasah sudah sangat bagus, meski masih ada beberapa hal kecil yang perlu disempurnakan sebelum tim penilai provinsi datang.

Peninjauan berlangsung dengan pendampingan Asisten I Setkab HST H Ainur Rafiq dan sejumlah pejabat terkait. Rombongan melihat langsung kesiapan fasilitas pendukung yang akan dinilai pada tingkat provinsi.

Dukungan Pemkab HST untuk Seluruh Wakil Kabupaten

Selain MTsN 5 HST, Pemkab HST juga mengirimkan dua sekolah lain pada kategori berbeda. SDN Pajukungan mewakili jenjang SD/MI, sedangkan SMAN 1 Barabai mewakili jenjang SLTA/MA.

Gusti Rosyadi menegaskan Pemkab HST siap memberikan dukungan berkelanjutan. Masukan dan hasil review tim pembina akan dijadikan bahan evaluasi sebelum hari penilaian.

"Ulun sangat mengapresiasi UKS di MTsN 5 HST ini setelah melihat langsung keberadaannya. Kondisinya sangat bagus, tinggal beberapa hal kecil yang perlu perbaikan," ujar Gusti Rosyadi.

"Ulun sangat mendukung keberadaan UKS MTsN 5 ini. Ulun berharap dan berdoa semoga UKS madrasah tingkat pertama ini menjadi juara terbaik dan mudah-mudahan selalu memberikan hasil yang terbaik," katanya.

Penilaian Provinsi Fokus pada Habituasi, Bukan Sekadar Kebersihan

Kepala MTsN 5 HST Fadlul Yamani menyatakan penilaian tingkat Provinsi Kalsel dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober 2026. Menurutnya, madrasah tidak hanya mengejar tampilan fisik lingkungan yang bersih dan rapi.

Pembiasaan hidup sehat menjadi fokus utama yang terus diperkuat. Penilaian level provinsi menyoroti habituasi, komitmen manajemen sekolah, keterlibatan peserta didik, hingga sinergi dengan Puskesmas Pagat dan dinas terkait.

"Penilaian level provinsi berfokus pada habituasi, komitmen manajemen sekolah, keterlibatan peserta didik, hingga sinergi bersama Puskesmas Pagat, Dinas Kesehatan dan dinas terkait," jelas Fadlul.

Empat Pilar UKS dan Inovasi Air AC untuk Toga

Sejumlah strategi telah disiapkan menghadapi penilaian. Di antaranya penguatan empat pilar UKS, pemenuhan standar fasilitas kunci, pembenahan administrasi, hingga pemberdayaan kader kesehatan atau dokter kecil.

Madrasah juga menonjolkan inovasi berbasis lingkungan. Salah satunya memanfaatkan limbah air dari pendingin udara (AC) untuk menyiram tanaman obat keluarga (Toga).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan madrasah yang tidak hanya sehat, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Simulasi dan evaluasi mandiri dilakukan rutin untuk mengukur kesiapan.

"Raihan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh warga madrasah untuk terus memberikan yang terbaik demi membawa nama harum Hulu Sungai Tengah di tingkat provinsi," pungkas Fadlul, yang juga Ketua GP Ansor HST.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: kalimantanpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top