MARTAPURA — Pembukaan Kejurda Pelajar Kabupaten Banjar 2026 ditandai dengan pertandingan perdana di Lapangan Demang Lehman, Indrasari. Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea memimpin seremoni pembukaan yang dihadiri para atlet, pelatih, dan perwakilan sekolah dari berbagai kecamatan.
Kejuaraan ini mempertemukan pelajar jenjang SD dan SMP dari seluruh wilayah Kabupaten Banjar. Pemerintah daerah menyiapkan ajang tersebut sebagai tahap awal penjaringan bibit atlet sebelum mereka melangkah ke kompetisi tingkat provinsi.
Peserta berasal dari sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang tersebar di kabupaten tersebut. Ratusan atlet muda tercatat ambil bagian, mewakili sekolah maupun kecamatan masing-masing.
Cabang olahraga yang dipertandingkan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi pelajar yang selama ini berlatih di klub sekolah, sanggar, maupun pembinaan kecamatan. Format kejuaraan dibuat berjenjang agar setiap peserta mendapat pengalaman bertanding resmi.
Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung selama dua pekan sejak pembukaan. Panitia membagi jadwal per cabang olahraga agar tidak terjadi penumpukan pertandingan di hari yang sama.
Lapangan Demang Lehman di Indrasari menjadi lokasi utama pembukaan sekaligus salah satu venue pertandingan. Sejumlah fasilitas pendukung disiapkan untuk memastikan pertandingan berjalan lancar, mulai dari area pertandingan hingga ruang tunggu atlet.
Pemerintah Kabupaten Banjar menempatkan Kejurda Pelajar sebagai pintu masuk pembinaan atlet usia dini. Pelajar yang menonjol di ajang ini akan menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait untuk menyusun program latihan lanjutan.
Pola pembinaan berjenjang dari sekolah dinilai lebih efektif dibanding mencari atlet saat sudah dewasa. Dengan menjaring sejak SD dan SMP, daerah punya waktu lebih panjang menyiapkan atlet sebelum masuk kompetisi yang lebih tinggi.
Pemerintah daerah menyatakan hasil Kejurda Pelajar akan dipakai sebagai acuan seleksi menuju kompetisi tingkat provinsi. Atlet dengan catatan waktu, skor, atau performa terbaik masuk radar pemantauan dinas.
Pelatih dan guru olahraga di sekolah juga dilibatkan dalam proses penilaian. Kolaborasi ini diharapkan membuat rekomendasi atlet tidak hanya berdasar hasil pertandingan, tetapi juga perkembangan selama pembinaan.
Rangkaian pertandingan Kejurda Pelajar Kabupaten Banjar 2026 berlanjut hingga dua pekan ke depan. Pemerintah daerah menjadwalkan penutupan sekaligus pengumuman juara setelah seluruh cabang olahraga menyelesaikan babak final.