Toprak Razgatlioglu Nyaris Masuk Pit di MotoGP Austria, Finis ke-20 demi Yamaha

Penulis: Eko Saputro  •  Senin, 21 September 2026 | 16:51:02 WIB
Toprak Razgatlioglu menyelesaikan balapan MotoGP Austria 2026 di posisi ke-20.

KALIMANTAN SELATAN — Toprak Razgatlioglu menuntaskan balapan MotoGP Austria 2026 di posisi ke-20 meski sempat berpikir masuk pit sejak enam lap terakhir. Pembalap Prima Pramac Yamaha itu kehilangan grip sejak lima lap pertama di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026), dan menyebut balapan ini sebagai yang terburuk kedua dalam hidupnya.

Masalah grip membuat Toprak Razgatlioglu kesulitan mendapatkan akselerasi sepanjang balapan. Dia finis terpaut 46,7 detik dari pemenang dan mengaku sama sekali tidak menikmati jalannya lomba.

Hilang Grip Sejak Lima Lap Pertama

Toprak mengaku terkejut dengan kondisi motornya sejak awal balapan. Menurutnya, ban baru yang dipakai seharusnya memberikan cengkeraman lebih baik di lintasan.

"Saya juga sangat terkejut, karena sejak awal, lima lap pertama, saya sudah tidak merasakan grip," kata Toprak seperti dilansir Crash.net.

"Saya hanya merasakan spin. Saya benar-benar marah pada motor karena saya bertanya kepada diri sendiri, 'Ini ban baru, tapi bagaimana mungkin tidak ada grip sejak awal?'" lanjutnya.

Enam Lap Terakhir Jadi Titik Terberat

Kondisi semakin memburuk pada enam lap terakhir. Toprak mengaku mulai mempertanyakan kemampuannya menyelesaikan balapan karena ban terus kehilangan traksi.

"Pada akhirnya, enam lap terakhir, saya bertanya kepada diri sendiri, 'Bagaimana mungkin saya menyelesaikan balapan?', karena di trek lurus ban hanya terus spin," tutur Toprak.

"Keluar dari tikungan pertama, ketika saya mulai menegakkan motor, saya hanya spin. Di mana-mana, saya hanya merasakan spin dalam enam lap terakhir," sambungnya.

Balapan Terburuk Kedua dalam Karier Toprak

Toprak menyebut MotoGP Austria sebagai balapan terburuk kedua dalam hidupnya. Pengalaman serupa pernah dia rasakan di Thailand musim ini akibat masalah grip yang sama.

"Ini adalah balapan terburuk kedua dalam hidup saya, yang lainnya juga terjadi tahun ini. Salah satunya di Thailand. Saya merasakan hal yang sama, tanpa grip. Di sini, bannya sama, jadi ini sangat aneh. Kemarin kami bisa mengatasinya. Tapi hari ini, saya tidak mengharapkan ini," katanya.

Alasan Bertahan sampai Garis Finis

Situasi tersebut bahkan membuat Toprak mempertimbangkan untuk masuk pit dan mengakhiri balapan lebih awal. Namun, dia memilih tetap melaju karena menghormati Yamaha.

"Saya terkadang berpikir untuk masuk pit. Tapi saya cukup menghormati Yamaha untuk terus berkendara, karena kecepatannya benar-benar buruk. Saya hanya mencoba menyelesaikan balapan, tetapi saya sama sekali tidak menikmatinya. Saya pikir semua Yamaha mengalami hal yang sama," ujar Toprak.

Finis ke-20, Terpaut 46,7 Detik

Toprak akhirnya menutup balapan di posisi ke-20. Catatan waktunya terpaut 46,7 detik dari pembalap yang finis terdepan.

Hasil ini menambah daftar kesulitan Yamaha di MotoGP Austria 2026. Toprak menduga masalah grip tidak hanya dialami motornya, tetapi juga seluruh motor Yamaha di lintasan.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top