Kemarau Panjang Keringkan Sumur Warga Kemuning Banjarbaru, Pemkot Salurkan Air Bersih dan Siapkan Sumur Baru

Penulis: Deni Kurniawan  •  Sabtu, 19 September 2026 | 09:16:01 WIB

BANJARBARU — Kemarau panjang yang melanda Kota Banjarbaru membuat warga di RT 23 dan RT 24 Kelurahan Kemuning kesulitan mendapat air bersih. Sejumlah sumur warga dilaporkan mengering, memaksa mereka mencari air ke lokasi lain untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak.

Pemerintah Kota Banjarbaru merespons kondisi itu dengan menyalurkan bantuan air bersih pada Jumat (18/09/2026). Distribusi dilakukan bersama Himpunan Pengusaha Muda, Relawan Bares, dan dukungan TNI AU.

Warga Harus Datang ke Sumur dan Sungai untuk Dapat Air

Nopi, warga Kelurahan Kemuning, mengungkapkan bahwa sumur di rumahnya sudah tidak lagi mengeluarkan air. Ia bersama warga lain terpaksa mendatangi sumur tetangga atau sungai terdekat.

"Kami ke sumur-sumur minta (air), ke sungai-sungai, mandi ke sungai. Kalau ada uang (beli) air minum saja, kalau sumur ini ke mana saja, ibaratnya mencari ke sungai mengambil pakai galon," kata Nopi.

Bantuan air bersih dari pemerintah membantu kebutuhan harian warga. Meski begitu, Nopi berharap ada solusi permanen agar warga tidak lagi bergantung pada distribusi air.

"Harapan kami, mudah-mudahan yang akan datang itu ada air yang mengalir di sini. Biar kami tidak mencari ke tempat lain lagi," ujarnya.

Akses Air Leding Jadi Harapan Warga Kemuning

Ketua RT 23 Kelurahan Kemuning, Panca, menyebut warga yang sumurnya mengering selama ini berupaya mencari sumber air dari sejumlah lokasi di sekitar Kemuning. Menurutnya, akses air leding menjadi salah satu harapan warga, terutama jika biaya pemasangan terjangkau.

"Jadi intinya tinggal warga ini mampu enggak untuk memasang air leding. Kalau pemasangan gratis mungkin Insyaallah warga mau," ujar Panca.

Harapan tersebut muncul karena warga tidak ingin terus bergantung pada bantuan air saat kemarau datang. Ketersediaan air bersih yang mengalir langsung ke permukiman dinilai lebih menjamin kebutuhan sehari-hari.

Pemkot Cari Titik Sumur Baru dan Manfaatkan Pipa PUPR

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengatakan penyaluran air bersih merupakan langkah pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kemarau panjang.

"Alhamdulillah kita sudah melakukan upaya-upaya untuk turun ke masyarakat karena untuk kondisi saat ini kita kemarau panjang karena masyarakat juga membutuhkan kebutuhan air ya yang mendasar," ujarnya.

Selain distribusi bantuan, pemerintah tengah mencari titik yang memenuhi syarat untuk pembangunan sumur. Komunikasi dengan Dinas PUPR Kota Banjarbaru juga dilakukan untuk melihat kemungkinan pemanfaatan jaringan pipa di sekitar kawasan Kemuning.

"Hari ini tadi kita sudah lakukan komunikasi dengan dinas PUPR kita ada pipa yang terdekat nantinya kedepannya Insya Allah nanti di kelurahan akan ditindak lanjut ya untuk kebutuhan masyarakat untuk air bersih ya khususnya," kata Lisa.

Bantuan Air Sebelumnya Juga Diberikan di Sungai Tiung

Penyaluran air bersih ke Kelurahan Kemuning bukan yang pertama dilakukan Pemkot Banjarbaru. Sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada warga di Kelurahan Sungai Tiung yang menghadapi persoalan serupa.

Bagi warga Kemuning, distribusi air bersih meringankan beban harian di tengah kemarau. Sementara rencana pembangunan sumur dan tindak lanjut jaringan pipa menjadi upaya yang disiapkan pemerintah untuk memperluas akses air bersih secara lebih berkelanjutan.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: banuatv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top