KALIMANTAN SELATAN — Kami menghadiri peluncuran Galaxy S26 FE di Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Berbeda dari generasi FE sebelumnya yang identik dengan harga "mendekati terjangkau", seri ini menempatkan diri di persaingan ketat melawan flagship killer lain di rentang Rp 12-14 juta. Berikut enam alasan upgrade yang perlu kamu pertimbangkan—plus catatan jujur soal posisinya di pasar.
Fitur yang tadinya eksklusif di Galaxy Z Fold series kini hadir di ponsel FE. MyFancam mampu melacak objek secara otomatis dan menjaga posisinya tetap di tengah frame—cocok untuk konten TikTok atau Reels tanpa perlu edit manual.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menegaskan fitur ini jadi daya tarik utama untuk pengguna muda. "Karena kalau kita bicara tentang pengguna Galaxy S seri FE yang banyaknya anak muda dan ingin membuat konten atau content creation, ini adalah fitur yang menarik untuk dicoba," ujarnya di sela peluncuran.
Ada pula Super Steady dengan Horizontal Lock untuk merekam video stabil saat berlari atau di tengah keramaian konser. Setelah mengambil foto, Photo Assist berbasis Galaxy AI bisa menyempurnakan gambar cukup dengan perintah suara atau teks—misalnya mengubah suasana foto dari siang menjadi malam.
Galaxy S26 FE menjadi HP pertama di lini S26 yang langsung menjalankan One UI 9. Pembaruan ini menghadirkan Now Brief yang merangkum informasi cuaca hingga insight kesehatan pribadi dalam satu kartu. Fitur Now Nudge juga terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga untuk memberikan pengingat tepat waktu.
Circle to Search dari Google kini bisa mendeteksi beberapa objek sekaligus dalam satu foto hanya dengan satu lingkaran. Ini peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya bisa mengenali satu objek per pencarian.
Samsung mempertahankan tradisi memakai chipset Exynos untuk lini FE. Exynos 2500 diklaim mampu menangani gaming berat dan editing video—kami akan menguji klaim ini lebih lanjut dalam review jangka panjang. Yang menarik, baterai 4.900 mAh tergolong besar untuk bodi setipis ini, didukung Fast Charging 45W.
Perlu dicatat, kapasitas ini lebih kecil 100 mAh dari Galaxy S26 reguler yang kami duga akan mengusung 5.000 mAh. Namun untuk pemakaian harian, angka 4.900 mAh biasanya cukup untuk bertahan satu hari penuh dengan penggunaan normal.
Samsung memberikan jaminan 7 tahun upgrade OS dan security update—artinya ponsel ini akan menerima pembaruan hingga tahun 2033. Ini salah satu komitmen terlama di kelasnya, setara dengan lini flagship utama Samsung.
Bonus lain: setiap pembelian unit Galaxy S26 FE mendapatkan akses gratis Google AI Pro selama 6 bulan. Nilai langganan ini sekitar Rp 150.000 per bulan jika dibeli terpisah, jadi total benefit yang kamu dapat sekitar Rp 900.000.
Galaxy S26 FE mengusung bahasa desain senada dengan S26 Series—bodi tipis dengan sudut melengkung yang ergonomis. Tiga pilihan warna tersedia: Blueberry, Pistachio, dan Graphite. Varian Blueberry dan Pistachio jelas menyasar selera anak muda yang ingin tampil beda, sementara Graphite untuk mereka yang lebih suka warna netral.
Proses migrasi data dari HP lama kini lebih sederhana. Kamu tidak perlu menginstal aplikasi Smart Switch terlebih dahulu di perangkat lama—cukup scan QR Code yang muncul di layar Galaxy S26 FE, lalu semua data, foto, kontak, dan aplikasi berpindah secara nirkabel. Fitur ini sangat membantu pengguna yang pindah dari merek lain.
Di rentang harga ini, Galaxy S26 FE bersaing langsung dengan ponsel seperti Xiaomi 15 dan OPPO Find X8 yang menawarkan chipset Snapdragon 8 Elite. Keputusan Samsung memakai Exynos 2500 akan menjadi faktor krusial—performa harian dan efisiensi daya harus benar-benar matang untuk bersaing.
Pertama, harga Rp 12 juta untuk varian dasar bukan lagi kategori "ramah kantong" yang dulu identik dengan lini FE. Generasi awal Galaxy S20 FE dibanderol sekitar Rp 8 jutaan saat pertama rilis. Kedua, kapasitas RAM 8GB di semua varian terasa konservatif—beberapa kompetitor di kelas ini sudah menawarkan 12GB atau 16GB.
Ketiga, dukungan pembaruan 7 tahun memang impresif, tapi riwayat Samsung menunjukkan update fitur Galaxy AI biasanya lebih dulu tiba di lini S reguler. Pemilik S26 FE mungkin harus bersabar menunggu fitur AI terbaru.
Verdict awal: Galaxy S26 FE menawarkan paket fitur yang solid—terutama untuk konten kreator yang menginginkan kemampuan kamera dan AI canggih tanpa harus membayar harga S26 Ultra. Namun jika prioritasmu adalah performa mentah untuk gaming berat, opsi dengan chipset Snapdragon di kelas harga yang sama layak dipertimbangkan. Kami akan menguji lebih lanjut ketahanan baterai dan performa Exynos 2500 dalam pemakaian harian.