KALIMANTAN SELATAN — Jakarta, Insertlive – Proses berduka memang tak bisa dipaksakan, namun bagi Nadzira Shafa, ada titik di mana seorang yang ditinggalkan harus memilih untuk bangkit kembali. Istri almarhum Ameer Azzikra ini mengungkapkan bahwa dirinya kini tengah berada di fase untuk menyusun ulang kehidupannya tanpa terus larut dalam kesedihan.
Perlahan tapi pasti, ia mengaku sudah mulai berdamai dengan keadaan. Dalam sebuah kesempatan ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Nadzira menyebut bahwa hidup sendirian bukanlah perkara mudah, sehingga ia memutuskan untuk menutup babak duka dan bersiap menulis lembaran hidup yang baru.
Di tengah proses penyembuhan diri, perempuan yang akrab disapa Nadzira ini memberi kode bahwa hatinya tidak lagi tertutup sepenuhnya. Ia mengakui sudah ada sosok pria yang menarik perhatiannya, meski enggan membeberkan identitas.
"Pertama orangnya fun, kedua orangnya melindungi karena aku kan ya anak yang rapuh ya. Jadi aku suka sama orang yang sigap, yang kayak aku ngomong A dia langsung kayak 'oke I'll do bla bla bla bla', karena Bang Ameer juga kayak gitu," tuturnya.
Menariknya, Nadzira memastikan pria yang kini mendekatinya bukan berasal dari lingkungan industri hiburan. Ia juga menekankan butuh proses yang tidak instan sebelum benar-benar yakin menjalin hubungan baru. Ia mengaku tipikal orang yang mudah merasa ilfeel, sehingga memilih untuk membuka hati secara perlahan ketimbang langsung terburu-buru.
"Karena aku juga orangnya gampang ilfeel. Jadi kalau misalkan aku takutnya aku jahat ketika aku udah ilfeel sama orang. Jadi mending oke pelan-pelan, bukanya pelan-pelan jangan yang langsung 'wah' gitu. Buka dulu pintunya, intip dulu siapa nih gitu ibaratnya," jelasnya.
Kepergian Ameer Azzikra yang mendunia pada 2022 lalu memang meninggalkan duka mendalam. Namun bagi Nadzira, kenangan akan sosok suaminya justru menjadi fondasi dalam menentukan kriteria pasangan di masa depan.
Ia menegaskan bahwa hal ini bukan tentang membandingkan, melainkan menetapkan standar tentang bagaimana ia ingin dicintai. Nilai-nilai perlindungan dan kasih sayang yang pernah ia rasakan semasa bersama almarhum, kini ia jadikan patokan untuk memastikan dirinya tidak menerima cinta yang setengah-setengah.
"Mungkin sebenarnya itu bukan banding-bandingin tapi aku masukin itu ke kriteria aku, karena banding-bandingin enggak mungkin ada sosok yang sama, enggak mungkin pasti ada bedanya," katanya.
"Cuman memang ada tolok ukur yang aku jadikan standar aku, yang kebetulan Bang Ameer punya standar itu, jadi aku terapkan aku harus dicintai sama orang-orang yang punya standar ini. Aku taruh value aku di situ," pungkasnya.
Langkah Nadzira untuk kembali membuka hati ini tentu menjadi kabar baik bagi para penggemar yang selama ini mendoakannya. Keputusan untuk bangkit dan melanjutkan hidup adalah bagian dari proses yang wajar, dan ia menjalaninya dengan penuh kesadaran serta keyakinan bahwa masa lalu tidak harus menjadi penghalang untuk bahagia kembali.