Kalsel kemarin: Antisipasi karhutla di Pelabuhan Basirih hingga adendum proyek strategis Kotabaru

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 02 September 2026 | 14:38:31 WIB
Petugas Pelindo Sub Regional Kalimantan memeriksa kesiapan peralatan pemadam di Pelabuhan Basirih untuk mengantisipasi karhutla.

Sejumlah peristiwa ekonomi dan kesejahteraan rakyat mewarnai Kalimantan Selatan pada Selasa, 1 September 2026. Mulai dari kesiapsiagaan Pelindo Sub Regional Kalimantan menghadapi karhutla di Pelabuhan Basirih, hingga langkah Bupati Kotabaru menandatangani adendum nota kesepakatan proyek strategis.

1. Pelindo Sub Regional Kalimantan tingkatkan antisipasi karhutla di Pelabuhan Basirih

PT Pelindo Sub Regional Kalimantan memperketat langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area Pelabuhan Basirih. Upaya ini mencakup kesiapsiagaan personel dan peralatan pemadam di lingkungan pelabuhan.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kewaspadaan dini mengingat tingginya risiko kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas bongkar muat. Kewaspadaan juga ditujukan untuk melindungi aset serta kelancaran operasional pelabuhan.

2. Disdikbud HSS pastikan pembelajaran tatap muka kembali berjalan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memastikan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan. Kepastian ini diambil setelah mengevaluasi kondisi lingkungan sekolah pasca-karhutla.

Dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, diharapkan proses pendidikan di HSS dapat berjalan normal. Para guru dan siswa diminta tetap memperhatikan protokol kesehatan serta keselamatan diri.

3. Bupati HSU bagikan masker dan edukasi pencegahan karhutla

Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) turun langsung membagikan masker kepada masyarakat. Pembagian ini sekaligus menjadi momentum untuk memberikan edukasi terkait bahaya dan cara mencegah karhutla.

Langkah ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan bencana asap di wilayah tersebut.

4. Wastra Tabalong raih Juara II di APKASI Otonomi Expo 2026

Produk wastra atau kain tenun khas Kabupaten Tabalong berhasil mengharumkan nama daerah di ajang APKASI Otonomi Expo 2026. Wastra Tabalong berhasil meraih posisi Juara II dalam kompetisi tersebut.

Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas dan keunikan produk lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional. Capaian ini pun diharapkan mampu mendongkrak promosi dan ekonomi kreatif Kabupaten Tabalong.

5. Bupati Kotabaru tandatangani adendum nota kesepakatan Proyek Strategis Kalsel

Bupati Kotabaru menandatangani adendum nota kesepakatan bersama terkait Proyek Strategis di Kalimantan Selatan. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam melanjutkan realisasi proyek pembangunan tersebut.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Dengan adanya adendum ini, diharapkan berbagai kendala dapat diatasi dan proyek segera berjalan sesuai target.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor: Sukarli

Hak cipta © ANTARA 2026

Reporter: Budi Santoso
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top