KALIMANTAN SELATAN — Google melanjutkan siklus pengujian Android 17 dengan meluncurkan QPR2 Beta 4 untuk jajaran perangkat Pixel, dua pekan setelah rilis besar sebelumnya. Pembaruan ini menjadi rilis beta terakhir sebelum versi final QPR2 dikirimkan ke publik, dengan fokus utama pada stabilitas sistem dan perbaikan regresi yang dikeluhkan pengguna sejak beta pertama.
Yang paling menonjol dalam build ini adalah penanganan masalah manajemen termal. Google mengonfirmasi perbaikan untuk isu yang menyebabkan perangkat mengalami panas berlebih dan reboot tidak terduga saat digunakan, sebuah gangguan yang cukup mengganggu untuk aktivitas harian seperti navigasi atau bermain game.
Selain masalah termal, Beta 4 menutup sejumlah celah yang memengaruhi konektivitas dan audio. Pengguna yang selama ini mengeluhkan panggilan telepon tidak tersambung ke perangkat Bluetooth akan mendapati perilaku tersebut telah diperbaiki. Google juga mengatasi kegagalan mirroring layar ke kacamata XR USB-C dan masalah layar kosong saat mode 3D diaktifkan pada smart glasses.
Untuk urusan keamanan, ada peningkatan pada alur Face Unlock dalam kondisi minim cahaya. Sebelumnya, kegagalan pemindaian wajah akan langsung memaksa pengguna memasukkan PIN, mengabaikan opsi sidik jari. Kini, sistem akan memberikan kesempatan bagi pemindai sidik jari sebelum meminta PIN.
Perbaikan lain yang patut dicatat meliputi bug pada app switcher yang menyebabkan kartu aplikasi pertama membeku saat digulir, serta masalah keyboard Gboard dan Gemini yang kehilangan akses mikrofon setelah perekaman layar. Google juga memperbaiki animasi mematikan layar yang tidak konsisten dan ikon pengaturan Wi-Fi yang nyaris tak terlihat dalam mode gelap.
Dengan dicapainya Platform Stability, pengembang aplikasi kini dapat melakukan pengujian final terhadap aplikasi mereka menggunakan API level terbaru tanpa khawatir terjadi perubahan perilaku sistem. Ini sinyal penting bagi developer yang ingin merilis pembaruan kompatibilitas bersamaan dengan peluncuran Android 17 QPR2 stabil.
Google juga memperbaiki bug pada driver GPU PowerVR yang dapat membuat aplikasi WebGL macet atau menutup paksa browser. Perbaikan ini menyasar invalid memory read pada texture state processing, yang sebelumnya bisa memicu crash pada aplikasi berbasis grafis berat.
Build dengan kode CP41.260814.003.A2 tersedia untuk Pixel 6a hingga Pixel Fold dan Pixel Tablet. Sementara itu, varian .B1 diperuntukkan bagi Pixel 8 series hingga jajaran Pixel 10a. Adapun seri terbaru Pixel 11, 11 Pro, dan 11 Pro Fold akan menyusul dengan build .C2 yang ditandai "segera hadir".
Pengguna yang ingin mencoba dapat mendaftar melalui Android Beta Program untuk menerima pembaruan OTA langsung di perangkat. Alternatifnya, image sistem juga tersedia untuk di-flash manual melalui situs developer Google. Umpan balik dapat dikirimkan lewat aplikasi Android Beta Feedback atau komunitas Reddit r/android_beta.
Dengan rilis beta ini, Google diprediksi akan mengirimkan versi stabil Android 17 QPR2 dalam beberapa pekan ke depan, bertepatan dengan jadwal peluncuran fitur Quarterly Platform Release berikutnya.