Sekretaris Daerah (Sekda) Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Muhammad Noor, mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, menyambut langsung kedatangan Tim Survei Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARSDHP) di RSUD Brigjen H. Hasan Basry Kandangan, Rabu. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu layanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
KANDANGAN — Sekretaris Daerah (Sekda) Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Muhammad Noor, mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, menyambut kedatangan Tim Survei Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARSDHP) di RSUD Brigjen H. Hasan Basry Kandangan, Rabu. Penyambutan ini menjadi awal dari rangkaian proses penilaian yang akan menentukan standar mutu pelayanan rumah sakit.
Dalam sambutannya, Sekda HSS menyampaikan permohonan maaf karena Bupati HSS tidak dapat hadir secara langsung lantaran sedang melaksanakan kegiatan di tempat lain. Ia kemudian mengucapkan selamat datang kepada tim survei yang bertugas menilai pemenuhan standar akreditasi di RSUD Brigjen H. Hasan Basry.
“Survei akreditasi merupakan bagian penting dalam upaya menjaga, dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Brigjen H. Hasan Basry,” katanya.
Pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas administratif. Hasil penilaian dan masukan dari tim survei diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi RSUD untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Proses akreditasi ini menjadi momentum bagi jajaran manajemen rumah sakit untuk memastikan seluruh standar yang ditetapkan telah dijalankan dengan baik. Evaluasi menyeluruh akan mencakup berbagai aspek pelayanan, mulai dari administrasi hingga penanganan medis terhadap pasien.
Usai acara penyambutan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi wawancara antara tim survei dengan jajaran pimpinan RSUD. Wawancara merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penilaian akreditasi untuk melihat sejauh mana pemenuhan standar yang telah ditetapkan oleh lembaga akreditasi.
Tahapan ini menjadi kesempatan bagi pihak rumah sakit untuk memaparkan langsung berbagai program dan capaian yang telah dilakukan. Tim survei akan mencocokkan dokumen serta keterangan lisan dengan kondisi nyata di lapangan selama masa penilaian berlangsung.
Akreditasi dari LARSDHP menjadi tolok ukur resmi kompetensi dan mutu pelayanan sebuah rumah sakit di Indonesia. Kelulusan akreditasi akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat serta status kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan lembaga lainnya.