TelkomGroup Tegaskan Komitmen Hadir untuk Warga NTT dengan Bantuan Rp1,3 Miliar

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:13:06 WIB
TelkomGroup Tegaskan Komitmen Hadir untuk Warga NTT dengan Bantuan Rp1,3 Miliar

“Telkom Group berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat dan bencana. Bantuan yang kami salurkan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” ujar SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto di sela penyaluran bantuan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company TelkomGroup tercatat menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan nilai total Rp1,3 miliar (di luar dukungan konektivitas) bagi warga terdampak gempa di NTT. Bantuan ini didistribusikan secara bertahap dan terkoordinasi ke lebih dari 10 wilayah, menyasar kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.

“Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT dan menjadi bagian dari proses pemulihan mereka. Dalam penyaluran bantuan ini, TelkomGroup terus berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait untuk memahami kebutuhan masyarakat di lapangan dan mengidentifikasi dukungan yang dapat diberikan TelkomGroup secara tepat dan optimal,” kata Hery menambahkan.

Sejak tahap awal, TelkomGroup bersinergi dengan Danantara, BP BUMN, BNPB, BPBD setempat, Kementerian Kesehatan, dan sejumlah pihak terkait untuk memetakan kebutuhan warga, cakupan area, serta skema distribusi yang sesuai. Pendekatan ini dipilih agar bantuan dapat diberikan secara terukur dan tepat sasaran.

Melalui Posko BNPB Halim, TelkomGroup menyalurkan bantuan pada 18 dan 20 Agustus 2026 berupa paket sembako, logistik rumah tangga, perlengkapan bayi dan anak, obat-obatan, serta kebutuhan kebersihan. Dari dua tahap tersebut, total 3,65 ton bantuan telah disalurkan dan dimanfaatkan warga, terutama di titik-titik pengungsian.

Cakupan bantuan kemudian diperluas ke sejumlah daerah, antara lain Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, Bima, Lewur, dan Lambelada Selatan. Penyaluran di lokasi-lokasi itu dilakukan dengan koordinasi bersama BPBD setempat dan posko pengungsian agar jenis bantuan bisa menyesuaikan kebutuhan aktual di lapangan.

Untuk menjangkau warga di wilayah terisolir seperti Londar Pesisir Utara, Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, TelkomGroup menyalurkan bantuan melalui BPBD Ruteng via jalur laut. Sementara itu, kebutuhan warga di lokasi pengungsian juga dipenuhi lewat dukungan dapur umum, layanan kesehatan, dan penyediaan air bersih.

Di Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, TelkomGroup mendukung operasional dapur umum bagi sekitar 1.100 jiwa, sekaligus posko kesehatan dan obat-obatan di Desa Golo Mendo. Adapun di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Telkom mendukung operasional dapur umum serta suplai air bersih yang menjadi kebutuhan utama warga setempat.

Untuk memperkuat layanan kesehatan, Telkom Group juga menyiapkan bantuan melalui Kementerian Kesehatan berupa alat laboratorium dan unit sanitasi portable yang rencananya akan didistribusikan pada 27 Agustus 2026. Bagi TelkomGroup, dukungan untuk warga terdampak bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat, melainkan berlanjut seiring kebutuhan masyarakat memasuki fase pemulihan.

Melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Telkom Group terus mengarahkan dukungan pada kebutuhan yang relevan di lapangan—mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga dukungan terhadap layanan kesehatan dan operasional dapur umum. Sejalan dengan semangat “Bersama Jadi Bisa”, TelkomGroup akan terus hadir mendampingi masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana.

Lebih dari sekadar bantuan dalam situasi darurat, langkah ini menjadi bagian dari upaya Telkom Group untuk menguatkan semangat, menumbuhkan optimisme, dan menjaga harapan masyarakat NTT di tengah proses pemulihan pascabencana.

Reporter: Redaksi
Back to top