BANJARMASIN — Video yang memperlihatkan retakan di permukaan Jalan Veteran Km 5,5 menuju Martapura Lama memantik respons cepat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan. Komisi III yang membidangi pembangunan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kualitas perbaikan jalan benar-benar aman sebelum diresmikan.
Anggota Komisi III DPRD Kalsel, HM. Rosehan Noor, menegaskan temuan retakan di media sosial tidak boleh dianggap sepele. Ia mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta kontraktor pelaksana memberikan kepastian terkait kondisi struktur jalan.
Rosehan mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, setiap celah atau keretakan sekecil apa pun harus segera dievaluasi karena berpotensi memicu longsor kembali di ruas jalan yang sebelumnya sempat rusak.
"Jangan sampai seperti pagi tadi di media sosial, jalanannya retak. Kalau retak, berarti ada tanda-tanda bisa longsor lagi atau tidak? Itu yang ingin kami pastikan kepada kontraktor," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ia menambahkan, pengecekan ini menjadi bagian dari persiapan menjelang penutupan pekerjaan yang dijadwalkan rampung pada 10 Agustus 2026. "Kami hanya ingin memastikan persiapan penutupan tanggal 10 sudah dekat. Oleh sebab itu kami berharap situasi kondisi di lapangan juga menggembirakan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rosehan juga menyoroti masih adanya kendaraan yang melintas di lokasi proyek. Menurutnya, lalu lintas warga yang masih aktif dapat mengganggu kualitas pemadatan dan pengaspalan yang sedang berjalan.
Ia pun mendesak akses jalan ditutup total selama proses pengerjaan berlangsung. Jika kontraktor tidak berani mengambil langkah tersebut, Rosehan meminta keterlibatan aparat penegak hukum untuk membantu pengamanan.
"Kalau memang tidak berani menutup, libatkan kepolisian, Satpol PP, atau warga sekitar untuk menjaga. Kontraktor harus bisa bekerja maksimal tanpa terganggu kendaraan yang lalu lalang," tegasnya.
Menanggapi temuan tersebut, Kasi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kalsel, Misna Putri Wiharti, memaparkan progres perbaikan Jalan Veteran Km 5,5 telah mencapai sekitar 90 persen. Pekerjaan saat ini tengah difokuskan pada pemadatan lapis pondasi bawah (LPB) untuk memastikan struktur jalan stabil sebelum masuk ke tahap pengaspalan.
Misna kembali mengimbau masyarakat tidak melintasi ruas jalan tersebut hingga resmi dibuka. Hal ini penting untuk menjaga hasil pekerjaan sekaligus memastikan jalan siap digunakan dengan aman oleh pengguna.
"Kami berharap masyarakat bersabar dan menempuh jalur alternatif terlebih dahulu. Hal ini demi keselamatan bersama dan kualitas infrastruktur yang lebih baik," pungkasnya.