Dua Mahasiswa ULM Meninggal Dunia Saat KKN di Tanah Bumbu, Kampus Dampingi Keluarga dan Serahkan Penyelidikan ke Polisi

Penulis: Eko Saputro  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 09:42:32 WIB
Dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) meninggal dunia saat mengikuti KKN di Tanah Bumbu, dan kampus menyerahkan penyelidikan kepada polisi.

BANJARBARU — Kabar duka datang dari lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kabupaten Tanah Bumbu. Dua orang mahasiswa dilaporkan meninggal dunia, memaksa pihak kampus bergerak cepat memberikan pendampingan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius sivitas akademika ULM. Selain memastikan proses hukum berjalan, kampus juga fokus pada pemulihan kondisi psikologis keluarga dan rekan-rekan mahasiswa yang berada di lokasi KKN.

Pendampingan Keluarga Jadi Prioritas Utama

Pihak kampus menegaskan komitmennya untuk tidak meninggalkan keluarga korban sendirian. Tim khusus diterjunkan untuk mendampingi proses pemulangan jenazah serta kebutuhan administrasi lainnya.

“Kami pastikan pendampingan berjalan maksimal. Ini musibah besar, dan kami berada di sisi keluarga,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan perwakilan ULM dalam keterangannya, dikutip dari Redaksi8.com.

Penyelidikan Diserahkan ke Aparat Berwenang

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya kedua mahasiswa tersebut. Namun, kampus telah mengambil langkah tegas dengan menyerahkan seluruh proses investigasi kepada pihak kepolisian.

Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan objektivitas dalam mengungkap duduk perkara yang sebenarnya. Publik, khususnya keluarga besar ULM, menanti kejelasan hasil penyelidikan dari aparat.

Apa Langkah ULM Selanjutnya?

Selain menunggu hasil investigasi polisi, ULM juga tengah mengevaluasi pelaksanaan KKN di wilayah tersebut. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kepada seluruh mahasiswa yang tengah menjalankan KKN di berbagai daerah, pihak kampus mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan melaporkan kondisi darurat kepada dosen pembimbing lapangan secara berkala.

Duka mendalam juga disampaikan oleh jajaran pimpinan fakultas. Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Informasi lebih lanjut mengenai identitas korban serta detail kronologi kejadian masih terus dikumpulkan oleh tim Redaksi8.com di lapangan. Perkembangan terbaru akan disampaikan segera setelah mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun ULM.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: redaksi8.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top