KALIMANTAN SELATAN — Pekan lalu, Hoymiles mengumumkan ketersediaan HiFlow Pro di pasar Amerika Serikat. Perangkat ini menjadi produk pertama yang mematuhi standar UL 3700, yakni standar keselamatan Amerika Utara untuk sistem fotovoltaik plug-in yang baru diadopsi pada Desember 2025. Standar ini lahir untuk mengatasi risiko utama dari teknologi "balkon surya", yaitu potensi aliran listrik balik ke jaringan saat pemadaman yang bisa membahayakan petugas perbaikan.
UL 3700 menetapkan fitur keselamatan yang mewajibkan mikroinverter plug-in mencegah overload dan memutus aliran listrik secara otomatis saat jaringan padam. Seperti dilaporkan Electrek, beberapa negara bagian AS telah mengesahkan undang-undang yang mengizinkan teknologi ini, sementara beberapa lainnya sedang mengajukan rancangan peraturan serupa.
Berbeda dari panel surya atap konvensional yang dihubungkan langsung ke sistem kelistrikan rumah, HiFlow Pro menarik listrik ke dalam stopkontak — bukan sebaliknya. Meski tidak mampu memasok seluruh kebutuhan listrik apartemen, perangkat ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik utama tanpa perlu memasang panel fotovoltaik dalam jumlah besar.
Kehadiran standar federal ini membuka akses tenaga surya bagi segmen konsumen yang selama ini sulit menjangkaunya: penyewa rumah dan penghuni apartemen. Mereka tidak bisa memasang instalasi atap permanen, namun kini bisa memanfaatkan panel surya portabel di balkon atau teras dengan risiko keamanan yang sudah terstandarisasi.
Hoymiles HiFlow Pro menjadi langkah awal menuju adopsi energi alternatif dalam skala yang lebih kecil dan ramah bagi penyewa. Dengan adanya UL 3700, hambatan regulasi dan keselamatan mulai teratasi, memperluas potensi pasar tenaga surya ke lebih banyak konsumen urban.