BANJARMASIN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan DPRD mulai mematangkan postur fiskal untuk tiga tahun mendatang. Kesepakatan awal antara Banggar dan TAPD menetapkan angka pendapatan daerah pada 2027 mencapai Rp8 triliun, sebuah target yang dinilai optimistis di tengah dinamika ekonomi regional.
Pembahasan yang berlangsung di Banjarmasin ini menjadi pijakan awal untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dalam beberapa tahun ke depan. Angka Rp8 triliun tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengajukan program prioritas.
Meski bahan berita tidak merinci lebih lanjut komposisi pendapatan, target ini mencerminkan upaya ekstra dalam mengoptimalkan penerimaan dari pajak daerah, retribusi, serta dana transfer pusat. Sumber-sumber pendapatan baru juga kemungkinan akan digali untuk memastikan target tercapai.
Di luar soal angka-angka fiskal, DPRD Kalimantan Selatan memberikan catatan khusus. Dewan mengingatkan agar pemerintah tidak berjalan sendiri dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Sinergi antara pemerintah dan swasta dinilai sebagai kunci utama untuk mendorong lahirnya UMKM baru yang berdaya saing.
Seruan ini muncul di tengah upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan tekanan inflasi yang masih membayangi daya beli masyarakat. Dewan menilai, tanpa kolaborasi yang erat, sektor UMKM akan kesulitan mengakses permodalan, pelatihan, dan perluasan pasar.
Rangkaian berita dari Kalimantan Selatan pada Minggu (19/7) juga mencatat agenda sosial dan budaya. Pemerintah Kota Banjarmasin telah memilih 34 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia tahun 2026. Proses seleksi yang ketat dilakukan untuk mendapatkan putra-putri terbaik daerah.
Sementara itu, di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Bupati memberikan apresiasi terhadap suksesnya Grand Final Nanang Galuh HSU 2026. Ajang pencarian bakat dan duta budaya daerah ini dinilai mampu melestarikan nilai-nilai lokal sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.