TANAH LAUT — Tiga desa di Kabupaten Tanah Laut menjadi lokasi peninjauan program Bantuan Pasang Baru Listrik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Endarto, memimpin langsung monitoring di Desa Tambang Ulang, Desa Martadah Lama, dan Desa Martadah Baru pada Senin (20/7/2026).
Setiap rumah tangga penerima program ini mendapatkan paket sambungan listrik yang cukup lengkap. Bantuan tersebut meliputi penyambungan listrik PLN berdaya 900 Volt Ampere (VA), pemasangan kWh meter, instalasi listrik rumah seperti kabel dan stop kontak, tiga unit lampu beserta perlengkapan kelistrikan, serta voucher atau pulsa listrik sebagai bekal awal penggunaan.
“Program Bantuan Pasang Baru Listrik ini merupakan wujud kepedulian Pemprov Kalsel agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses listrik yang aman dan layak,” ujar Endarto di Banjarbaru, Senin (20/7/2026).
Pemprov Kalsel tidak hanya menyalurkan bantuan lalu selesai. Endarto menegaskan bahwa monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh instalasi telah dipasang sesuai standar dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui monitoring ini kami ingin memastikan program berjalan tepat sasaran, instalasi terpasang dengan baik, dan masyarakat dapat memanfaatkan listrik secara aman. Kami juga mengapresiasi dukungan PLN serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan program ini,” tambahnya.
Masyarakat penerima bantuan menyampaikan apresiasi langsung kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan jajarannya. Mereka mengaku kini dapat menikmati layanan listrik di rumah yang sebelumnya belum tersedia. Dengan adanya listrik, aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah, nyaman, dan produktif.
Endarto berharap program ini mampu mempercepat pemerataan akses energi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. “Dengan adanya listrik, diharapkan kualitas hidup masyarakat meningkat, aktivitas ekonomi dapat berkembang, serta anak-anak dapat belajar dengan lebih baik di rumah,” pungkasnya.