KALIMANTAN SELATAN — Insiden ini mulai terdeteksi pada Kamis malam pekan lalu. Pengguna AWS di berbagai forum dan media sosial melaporkan lonjakan tagihan yang tidak wajar. Seorang pengguna Reddit bahkan mengklaim tagihannya mencapai angka USD 4,2 triliun.
Menurut AWS Service Health Dashboard, masalah ini berasal dari kesalahan penetapan harga satuan (unit pricing) di sistem perhitungan estimasi tagihan. Akibatnya, sistem menampilkan nominal yang tidak masuk akal, mulai dari jutaan hingga miliaran dolar.
Seorang juru bicara AWS menyatakan, "Estimasi tagihan yang ditampilkan tidak mencerminkan pemakaian dan biaya sebenarnya."
Banyak pengguna mengaku panik saat melihat tagihan fantastis tersebut. Seorang pengguna dengan nama akun u/Vatonee menulis di subreddit AWS, "Saya hampir kena serangan jantung ketika dua bucket S3 saya yang hanya berisi beberapa MB data menghasilkan perkiraan setengah miliar dolar."
Beberapa pengguna bahkan mengambil tindakan drastis sebelum mengetahui bahwa ini hanya bug. "Tidak perlu dikatakan, saya panik dan menghancurkan semua yang ada di akun ini," tulis u/lern_by.
Amazon telah menghentikan sementara pembaruan estimasi tagihan. Sistem dikembalikan ke data penagihan akurat yang terbaru. Proses ini diperkirakan memakan waktu beberapa jam. AWS akan terus memberikan informasi terbaru melalui dashboard resmi.
"Tidak ada tindakan yang diperlukan dari pelanggan saat ini," tegas pihak AWS.
Di tengah kekhawatiran, warganet tak melewatkan kesempatan untuk bercanda. Seorang pengguna Reddit, u/Reese101, berkelakar, "Saya rasa saya akan mengatur pembayaran otomatis USD 0,10 per bulan untuk melunasinya." Ia menambahkan, dengan tarif itu, tagihannya akan lunas dalam waktu sekitar 1,1 miliar tahun. "Apakah AWS mengenakan denda keterlambatan?"
Meski berakhir jenaka, insiden ini menjadi pengingat betapa rentannya sistem cloud computing terhadap kesalahan perangkat lunak yang bisa memicu kepanikan massal. Bagi pengguna AWS, termasuk di Indonesia, kejadian ini menekankan pentingnya memantau notifikasi resmi dari penyedia layanan sebelum mengambil tindakan gegabah.