TMMD Ke-129 di Kotabaru Mulai Garap Pengerasan Jalan 815 Meter dan Rehabilitasi Rumah Warga di Desa Tanjung Lalak Selatan

Penulis: Deni Kurniawan  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 21:03:31 WIB
Wakil Bupati Kotabaru memimpin upacara pembukaan TMMD Ke-129 di halaman Kantor Bupati Kotabaru.

KOTABARU — Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis memimpin upacara pembukaan TMMD Ke-129 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Rabu (15/7/2026). Upacara dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, kepala SKPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa.

Dalam upacara tersebut, dilakukan penandatanganan dan penyerahan program dari Bupati Kotabaru kepada Komandan Kodim 1004/Kotabaru selaku Dansatgas TMMD. Penyematan pita tanda peserta dan penyerahan alat kerja kepada perwakilan peserta juga menjadi rangkaian kegiatan.

Dua Sasaran Fisik Utama: Jalan Desa dan Rumah Warga

Komandan Kodim 1004/Kotabaru sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar menyampaikan bahwa sasaran fisik meliputi pengerasan jalan sepanjang 815,40 meter dengan lebar 5 meter. Selain itu, satu unit rumah warga dan satu unit mushola akan direhabilitasi.

Program ini juga membangun satu titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di desa setempat. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dalam 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Penyuluhan Bela Negara hingga Bahaya Narkoba

Selain pembangunan fisik, TMMD Ke-129 menggelar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, kesehatan, dan bahaya narkoba. Kegiatan ini menyasar warga Desa Tanjung Lalak Selatan.

Personel yang diterjunkan sebanyak 60 orang, terdiri dari anggota Kodim 1004/Kotabaru, personel Yonif TP 884, serta masyarakat setempat.

Wabup: TMMD Bukan Sekadar Bangun Fisik, Tapi Gotong Royong

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1004/Kotabaru atas komitmen membantu percepatan pembangunan daerah.

“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kita bersama-sama membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa.

Wakil Bupati berharap seluruh sasaran fisik dan nonfisik yang direncanakan dapat terlaksana tepat waktu dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak pemerintah desa dan warga mendukung penuh pelaksanaan TMMD serta menjaga hasil pembangunan yang sudah dikerjakan.

“Manfaatkan momentum ini untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, menjaga hasil pembangunan, serta bersama-sama menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: megapolis.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top