Jalan Veteran Banjarmasin Amblas 1,5 Meter Sepanjang 50 Meter, Dinas PUPR Kalsel Mulai Perbaikan Permanen

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 16:05:31 WIB
Petugas gabungan berjaga di Jalan Veteran Banjarmasin yang amblas sedalam 1,5 meter dengan panjang 50 meter, Rabu (15/7/2026).

BANJARMASIN — Satu sisi ruas Jalan Veteran di Banjarmasin Timur nyaris tak bisa dilewati kendaraan. Jalan amblas sedalam 1,5 meter dengan panjang 50 meter memaksa petugas gabungan berjaga di lokasi dan memberlakukan sistem satu arah sejak Rabu (15/7/2026).

Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Yasin Toyib, memastikan perbaikan dimulai hari ini juga. "Segera dibaiki hari ini," ujarnya singkat kepada detikKalimantan.

Langkah Perbaikan: Dari Geotextile hingga Dinding Penahan Tanah

Perbaikan tidak sekadar menambal permukaan. Dinas PUPR Kalsel akan membongkar seluruh perkerasan di area yang turun hingga mencapai lapisan tanah yang stabil. Tanah dasar akan diperkuat dengan material pilihan dan dipasang geotextile agar tanah lunak tidak bercampur dengan lapisan keras di atasnya.

"Kita juga akan membangun dinding penahan tanah," kata Yasin. Langkah ini untuk mencegah longsor susulan di tepi jalan yang berbatasan langsung dengan permukiman dan bantaran sungai.

Mengapa Penanganan Permanen Baru Dilakukan Sekarang?

Selama ini, perbaikan Jalan Veteran hanya bersifat tambal sulam. Yasin mengakui, rencana penanganan permanen menggunakan sistem pile slab atau dinding penahan tanah sebenarnya sudah dipertimbangkan sejak awal. Namun, pelaksanaannya selalu tertunda.

"Keterbatasan ruang kerja, padatnya permukiman di bantaran sungai, dan tingginya volume lalu lintas membuat mobilisasi alat berat sangat terbatas," jelasnya. Kondisi itu berpotensi mengganggu aktivitas warga secara signifikan jika perbaikan permanen dilakukan sembarangan.

Rekayasa Lalu Lintas dan Penghentian Sementara Distribusi Air-Listrik

Untuk mencegah retakan tanah bertambah parah, Dinas PUPR berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengalihan arus lalu lintas. Di lapangan, petugas memasang traffic cone dan barrier sebagai pengaman sementara.

Langkah antisipatif lain: distribusi air PDAM dan aliran listrik di sekitar lokasi dihentikan sementara. "Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pembongkaran dan perkuatan tanah berlangsung," ujar Yasin.

Dampak ke Warga: Akses Tersendat, Tapi Jalan Tetap Bisa Dilewati

Kemacetan sempat terjadi di sekitar lokasi amblas. Namun, dengan sistem satu arah yang diberlakukan, pergerakan kendaraan perlahan mulai terurai. Petugas gabungan dari dinas perhubungan dan kepolisian berjaga 24 jam untuk memastikan kelancaran.

"Perbaikan sementara ini bertujuan menjaga tingkat pelayanan jalan agar tetap bisa dilewati pengguna jalan," kata Yasin. Perbaikan permanen dijadwalkan rampung setelah kajian teknis dan rekayasa lalu lintas yang lebih matang selesai disusun.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top