BANJARMASIN — Guru Haji Saiful Rahman, imam rawatib senior yang pernah bertugas di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, mengupas hubungan erat antara iman dan nikmat dalam tausyiah Subuhnya. Menurutnya, pemahaman yang benar terhadap dua konsep ini menjadi kunci kebahagiaan seorang Muslim.
Dalam ceramahnya, Guru Saiful mengutip hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan indikator iman sempurna. Beliau menekankan bahwa Muslim sejati akan merasakan kegembiraan saat berbuat baik, dan sebaliknya merasa tidak senang dengan perbuatan buruk.
“Seorang Muslim yang senang dan gembira melakukan kebaikan. Sebaliknya tidak senang dengan perbuatan buruk. Itulah iman yang sempurna,” tegasnya di hadapan jamaah.
Guru yang tinggal di kawasan HKSN Banjarmasin Utara itu menjelaskan, kondisi batin demikian pada hakikatnya merupakan nikmat sempurna dari Allah SWT. Ia menyebutnya sebagai kebahagiaan luar biasa jika seorang Muslim bisa memiliki keduanya secara bersamaan.
“Hal seperti itu juga pada hakekatnya merupakan nikmat yang sempurna dari Allah SWT. Semoga kita termasuk orang yang demikian,” ujar Guru Saiful Rahman yang sudah tergolong sepuh tersebut.
Guru Saiful memberikan contoh konkret yang bisa diamalkan sehari-hari. Ia mendorong jamaah membiasakan amalan yang memperkuat keimanan.
“Sebagai contoh sederhana, kita perlu mengamalkan shalat berjamaah serta mengikuti pengajian bila memungkinkan,” demikian Guru Saiful Rahman.
Tausyiah ini menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus introspeksi diri dan meningkatkan kualitas iman melalui amalan sehari-hari. Kehadiran tokoh senior seperti Guru Saiful menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin memperdalam ilmu agama di Banjarmasin.